Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

Hukum dan Kriminal

Narkoba jenis sabu-sabu gagal beredar di Tomohon

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comUpaya lelaki SMM (40), warga Desa Tanamodindi Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, untuk mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu di Kota Tomohon pupus.

Pasalnya, aparat Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Tomohon berhasil mengetahui aksi pelaku yang ingin mengedarkan barang haram tersebut di wilayah Kota Tomohon.

Pelaku pun diamankan aparat kepolisian yang dipimpin Kanit II Satres Narkoba Aiptu Alvian Kaparang pada Jumat (18/1/2019), setelah mendapatkan informasi dari warga di wilayah Kecamatan Tomohon Utara.

Saat diamankan di wilayah Kelurahan Kakaskasen Tiga, petugas mendapati pelaku menyimpan tujuh paket narkotika golongan satu jenis sabu-sabu, di dalam kendaraan Daihatsu Xenia DB 1959 AM.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B Sirait melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Stanly Mawidingan ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.

Dia mengatakan, dari hasil interogasi awal, pelaku mengatakan, bahwa tujuh paket sabu-sabu tersebut akan dipasarkan di Kota Tomohon.

“Lelaki SMM telah ditahan bersama barang bukti tujuh paket narkotika jenis sabu-sabu. Saat ini terduga dalam proses lanjut dari Satres Narkoba Polres Tomohon,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Hukum dan Kriminal

Blokir Facebook, Twitter dan Instagram akan berlangsung selama 3 hari

Tindakan itu diambil untuk mencegah menyebarnya hoax.

Published

on

Foto: pexels.com

ZONAUTARA.com – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menyatakan keputusan pemblokiran ke media sosial setidaknya akan berlangsung selama tiga hari.

Keputusan itu disampaikan Wiranto saat menggelar jumpa pers di Jakarta, Rabu (22/5/2019) sore. Tindakan pembatasan ini diambil pemerintah merespon situasi terkini.

Sejak Selasa (21/5/2019) hingga Rabu (22/5) sore ini, seliweran berita hoax begitu tinggi, seiring kejadian rusuh di beberapa lokasi di Jakarta.

Berita bentrok aparat keamanan dengan massa aksi yang memprotes hasil Pemilihan Presiden dipelintir oleh banyak pihak, yang kemudian menyebarkannya lewat media sosial

Baca juga: Pemerintah blokir akses media sosial

“Kami sesalkan ini dilakukan, tapi ini kami ajak untuk mengamankan negeri yang kita cintai. Kita harus berkorban dua sampai tiga hari tidak bisa kirim gambar, tidak apa-apa. Teks masih bisa,” jelas Wiranto dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (21/5).

Menurut Menkominfo Rudiantara, gangguan media sosial ini dilakukan bertahap dan sementara. Akibatnya, pengguna akan kesuliutan ketika mengunduh atau mengunggah foto dan video karena aksesnya melambat.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran hoaks lewat media sosial. Sebab, penyebaran video dan foto ini punya pengaruh psikologis yang sangat besar bagi penerimanya.

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending