Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

Hukum dan Kriminal

Satres Narkoba Polres Minsel gagalkan aksi penyelundupan 1000 liter miras “cap tikus”

Published

on

zonautara.com

MINSEL, ZONAUTARA.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Minahasa Selatan mengamankan minuman keras (miras) tanpa ijin jenis “cap tikus” sebanyak 1000 liter pada Selasa malam (29/01/2019);

Miras tersebut hendak diselundupkan ke daerah Propinsi Gorontalo.

Diketahui ribuan liter miras Cap Tikus ini dikemas dalam 80 kantong plastik yang diangkut menggunakan kendaraan pick up Suzuki Carry nomor polisi DM 8356 BE, dari arah Kecamatan Tombatu, Minahasa Tenggara.

Kasat Res Narkoba Polres Minsel Iptu Denny Tampenawas saat dikonfirmasi menerangkan bahwa pihaknya berhasil mengamankan ribuan liter Cap Tikus tanpa ijin ini setelah melakukan upaya penyelidikan dengan didukung informasi masyarakat.

“Saat ini kendaraan bersama ribuan liter miras dan pemilik atas nama lelaki BT alias Boni, warga Gorontalo, telah kami amankan untuk proses penyidikan,” ujar Tampenawas.

Editor: Ronny Adolof Buol

Advertisement Hosting Unlimited Indonesia
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Hukum dan Kriminal

Pilot ini ditangkap polisi karena sebarkan ujaran kebencian jelang 22 Mei

Polisi menangkapnya di Surabaya, karena memposting ujaran kebencian di Facebook-nya.

Published

on

IR, Pilot penerbangan swasta yang sebarkan ujaran kebencian melalui Facebook nya(Dokumentasi Polres Jakarta Barat) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebarkan Ujaran Kebencian dan Hasutan, Seorang Pilot Ditangkap Polisi ", https://megapolitan.kompas.com/read/2019/05/20/05171911/sebarkan-ujaran-kebencian-dan-hasutan-seorang-pilot-ditangkap-polisi. Penulis : Jimmy Ramadhan Azhari Editor : Kurnia Sari Aziza

ZONAUTARA.com – Polisi menangkap seorang pilot dari salah satu maskapai penerbangan swasta, karena menyebarkan ujaran kebencian melalui akun media sosialnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu mengakui penangkapan itu, sebagaimana diberitakan Kompas.com.

Pilot berinisial IR tersebut ditangkap di Surabaya, Jawa Timur pada sabtu (18/5/2019).

“Benar, kami telah menangkap seorang pilot yang menyebarkan ujaran kebencian di media sosial dan melanggar UU ITE,” kata Edy melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Minggu (19/5/2019) malam.

IR dalam unggahannya menyebarkan konten ujaran kebencian serta narasi yang mengandung teror, hasutan dan menimbulkan ketakutan.

Salah satu pesan yang disebarkan IR adalah menghasut warga melakukan perlawanan pada 22 Mei 2019, saat pengumuman resmi hasil rekapitulasi pemilu oleh KPU RI.

“Catat…. Siapapun yang dimenangkan oleh KPU 22 Mei 2019 yang akan datang…. Benturan dan kerusuhan tetap akan terjadi dan yakinlah bahwa korban tidak akan sedikit….” tulis IR dalam akun Facebook-nya.

Selain itu, IR juga telah menyebar berita hoaks, salah satunya berjudul, “Polri Siap Tembak di Tempat Perusuh NKRI”.

“Saat ini masih kami dalami motif pelaku menyebarkan ujaran kebencian atau hate speech di medsos tersebut,” ujar Edy.

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending