Connect with us

Hukum dan Kriminal

Polres Tomohon simulasikan pengamanan Pemilu 2019

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comKepolisian Resor (Polres) Tomohon menggelar simulasi pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu), di lapangan Mapolres, Jumat (8/2/2019).

Sebanyak 121 personel Dalmas Polres Tomohon memperagakan formasi pengamanan dalam pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), serta Pemilihan Legislatif (Pileg), 17 April 2019 mendatang.

Wakil Kepala (Waka) Polres Tomohon Kompol Joyce MI Wowor memantau simulasi tersebut.

Dalam arahannya, Wowor menekankan kepada para personelnya agar sungguh-sungguh dalam pengamanan. Serta, kata Wowor, harus kelihatan tahapannya, baik peran Binmas sebagai negosiator, raimas dan teknik, maupun langkah-langkah Dalmas yang harus kelihatan.

“Perlengkapan yang sudah ada harus diberdayakan dan disiapkan. Bilamana ada kerusakan perlengkapan dan sudah tidak layak pakai agar segera dilaporkan,” katanya.

Dia menegaskan, jajaran Polres akan terus mempersiapkan diri untuk mengamankan perhelatan pesta demokrasi tersebut.

“Kepada para Kasatker yang memiliki anak buah dalam surat perintah pelaksanaan Peleton Dalmas, untuk jangan bosan untuk hadir dalam latihan. Latihan nanti agar tetap dalam koridor SOP Dalmas,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Hukum dan Kriminal

Imbas kerusuhan di Lapas Manado, ada narapidana meninggal

Kerusuhan terjadi pada Sabtu, 11 April 2020.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satu warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Manado meninggal dunia imbas kerusuhan yang terjadi pada Sabtu (11/4/2020).

Belum diketahui apakah narapidana tersebut meninggal saat sedang terjadi kerusuhan atau ketika dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulut, Lumaksono saat ditanyakan tentang kejadian tersebut tidak mengelak.

“Tapi kita belum bisa memastikan penyebab kematiannya, apakah karena sedang sakit atau akibat kekerasan,” ujar Lumaksono, Minggu (12/4) saat dikonfirmasi wartawan.

Narapidana yang dimaksud bernama Edgar Atnas, berusia 39 tahun, warga negara Filipina dengan kasus pidana perlindungan anak.

“Kita juga akan memastikan apakah dia warga negara asing atau sudah menjadi warga negara Indonesia,” jelas Lumaksono.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com