Connect with us

ZONA DAERAH

Jajaran Pemkot Tomohon tandatangani perjanjian kinerja

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon menandatangani penetapan/perjanjian kinerja tahun 2019, di ruang rapat lantai 3 Kantor Wali Kota Tomohon, Rabu (27/2/2019).

Kepala Bagian (Kabag) Organisasi dan Tatalaksana (Ortal) Setda Kota Tomohon Harny Korompis selaku pelaksana kegiatan menjelaskan, bahwa penandatangan perjanjian kinerja Pemkot Tomohon ini diharapkan akan mampu menjelaskan secara terbuka dan transparan dari pemerintah kepada masyarakat, tentang apa yang sedang dan akan dikerjakan yang nantinya akan dipertanggungjawabkan secara proporsional dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan Laporan Kinerja (LAKIP)  yang disusun oleh pemerintah daerah.

“Maksud dan tujuan kegiatan ini di antaranya menciptakan tolak ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur, sebagai dasar penilaian keberhasilan atau kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi dan sebagai dasar pemberian penghargaan dan sanksi, serta sebagai dasar bagi pemberi amanah untuk melakukan monitoring evaluasi dan supervisi atas perkembangan atau kemajuan kinerja penerima amanah,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman mengatakan, penandatanganan perjanjian kinerja ini merupakan perwujudan pelaksanaan program kegiatan yang disertai dengan indikator kinerja Kepala Perangkat Daerah (PD), sebagai penerima amanah.

Sehingga, kata Eman, para pejabat dituntut juga untuk memiliki komitmen guna mewujudkan target-target yang sudah ditetapkan, maupun kinerja yang terukur dan telah disepakati.

Menurut dia, para perangkat daerah harus mampu untuk mem-break down target-target dalam RPJMD atau Renstra, sehingga pada akhir tahun atau periode RPJMD, semua target akan tercapai.

“Untuk mencapai target tersebut, saya mengajak kita bekerja berorientasi pada hasil dan kinerja dan jika demikian pasti akan terjadi efisiensi anggaran, karena penganggaran kita terfokus pada program-program prioritas,” pungkasnya.

Eman berharap, dengan adanya penandatanganan ini, para Kepala PD dapat meningkatkan integritas, akuntabilitas, transparansi dan kinerja aparatur.

Penandatanganan ini turut disaksikan Sekretaris Daera Kota (Sekkot) Tomohon Harold Lolowang, para Staf Ahli Wali Kota, para Asisten, serta Inspektur Kota. Turut hadir anggota DPRD Kota Tomohon Piet Pungus.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Soal Rancangan KUA PPAS APBD 2020, ini penjelasan Eman ke DPRD

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon menggelar rapat paripurna, Rabu (18/7/2019).

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Miky JL Wenur ini pun mengagendakan mendengarkan penjelasan Wali Kota mengenai rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2020 Kota Tomohon.

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman dalam penjelasannya mengatakan, KUA APBD Kota Tomohon Tahun Anggaran 2020 merupakan dokumen perencanaan anggaran yang digunakan sebagai dasar penyusunan PPAS APBD tahun anggaran 2020.

KUA dan PPAS APBD, kata Eman, merupakan acuan dalam penyusunan rancangan APBD KOTA TOMOHON tahun anggaran 2020. KUA APBD ini disusun dengan mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan daerah, yaitu dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tomohon tahun 2016-2021 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tomohon tahun 2020.

RKPD Kota Tomohon tahun 2020 ini dalam penyusunannya berpedoman pada arah kebijakan dan strategi pembangunan yang digariskan dalam RPJMN 2015-2019.

“RKPD ini juga merupakan penjabaran dari pelaksanaan RPJMD Provinsi Sulawesi Utara dan RPJMD Kota Tomohon tahun 2016-2021, sesuai dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2020, yaitu pembangunan sumber daya manusia untuk pembangunan berkualitas,” ujar Eman.

Menurut Eman, berdasarkan sasaran dan prioritas pembangunan RKPD tahun 2020, telah ditetapkan dalam lima prioritas daerah, yaitu peningkatan kualitas SDM, pertumbuhan ekonomi, daya saing dan investasi, sosial budaya dan pariwisata, pengembangan infrastruktur, pemanfaatan sumber daya alam.

“Dalam rancangan KUA serta PPAS APBD tahun anggaran 2020 ini, pada sisi pendapatan diproyeksikan sebesar Rp671.850.581.559. Selanjutnya pada pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp23.170.667.511. Dari rencana penerimaan pendapatan daerah dan pembiayaan daerah tahun 2020 sebagaimana telah disampaikan, maka anggaran yang dapat dimanfaatkan untuk belanja daerah tahun 2020 adalah diproyeksikan sebesar Rp695.021.249.070. Rincian belanja daerah pada tahun 2020 terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp294.583.477.008 dan belanja langsung sebesar Rp. 400.437.772.062,” jelasnya.

Turut hadir dalam paripurna tersebut para anggota DPRD Kota Tomohon dan para Asisten Setda Kota Tomohon, Kepala Perangkat Daerah, Camat serta Lurah se-Kota Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com