Connect with us

ZONA DAERAH

Tandatangani pakta integritas, jajaran pemkot komit tidak KKN

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Pejabat di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon menandatangani Pakta Integritas, Kamis (28/2/2019).

Penandatanganan oleh para pejabat eselon dua dan tiga yang disaksikan langsung oleh Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman didampingi Sekretaris Kota (Sekkot) Harold Lolowang ini digelar di ruang rapat lantai 3 Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tomohon.

Kepala Bagian Hukum Setda Kota Tomohon Denny Mangundap menjelaskan, pakta integritas tersebut berisi pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undagan.

“Selain itu, pakta integritas ini juga berisi tentang kesanggupan untuk tidak melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN),” ungkap Mangundap.

Dia berharap, pakta integritas ini dapat bermanfaat bagi jalannya pemerintahan yang baik dan bersih, sekaligus dapat menjadi awal terwujudnya wilayah bebas dari KKN di lingkungan Pemkot Tomohon.

Sementara itu, Wali Kota Eman mengatakan, penerapan pakta integritas di lingkungan pemkot merupakan hal yang sangat penting dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bebas dari KKN.

“Penandatanganan pakta integritas tersebut merupakan implementasi dari rencana aksi penerapan pakta integritas secara konsisten di lingkungan kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Pengawasannya, lanjut Eman, dilakukan oleh komponen masyarakat, yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 49 tahun 2011 tentang pedoman umum pakta integritas di lingkungan Kementarian dan pemerintah daerah.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Kebudayaan aset penting dalam pembangunan daerah

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comPemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbuda) menggelar Seminar Peningkatan Kapasitas Budaya Daerah, dilaksanakan di Hotel Wise Tomohon, Jumat (19/7/2019).

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman yang diwakili Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) H.V. Lolowang, hadir dalam seminar tersebut.

Dalam sambutannya, Lolowang mengatakan, masyarakat Tomohon memiliki tradisi dan kearifan lokal budaya yang sangat kaya dan hidup. Kedua hal tersebut dapat menjadi dasar yang kuat untuk pengembangan kebudayaan.

Menurut Lolowang, kebudayaan harus dianggap sebagai aset penting yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Masyarakat Tomohon hanya dapat menjadi masyarakat yang besar apabila mampu mewujudnyatakan kebudayaan ke dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kebudayaan daerah menghadapi tantangan, yaitu ketika kekuatan budaya lokal, kearifan lokal, nilai-nilai tradisional dianggap tidak lagi relevan, hingga mulai diabaikan oleh pelaku budayanya.

“Diperlukan sebuah terobosan yang baru dari pelaku budaya untuk melestarikan dan mengembangkan budaya lokal yang ada agar tidak terbawa arus globalisasi,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, Pemkot Tomohon melalui Dikbuda Kota Tomohon bersama Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya melaksanakan Seminar Nasional untuk membahas budaya lokal yang ada di Kota Tomohon sebagai upaya peningkatan kapasitas budaya lokal yang dimiliki oleh masyarakat.

“Pemkot Tomohon memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya yang telah memberikan kesempatan kepada Pemkot Tomohon dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah untuk melaksanakan kegiatan ini,” pungkasnya.

Turut hadir juga pada kegiatan ini Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon Juliana D. Karwur, Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Madjmuddin Ramly, para tokoh-tokoh pemerhati budaya dan akademisi di Kota Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com