Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

Sorotan

Tim SAR evakuasi sembilan kantong mayat dari tambang Bakan

Published

on

BOLMONG, ZONAUTARA.com – Sebanyak sembilan kantong mayat dievakuasi Tim SAR Gabungan dari lubang tambang di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Selasa (5/3/2019) siang.

Di mana, sebanyak lima kantong jenazah dievakuasi oleh Tim SAR gabungan pada Selasa pagi. Sementara, dua kantong jenazah berhasil dievakuasi sekitar pukul 11.30 WITA.

Kemudian, sekitar pukul 12.56, Tim SAR gabungan kembali mengevakuasi dua kantong jenazah dari dalam lubang tambang.

Sehingga, hingga Selasa siang, terdapat sembilan korban yang berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan.

“Dari Senin kemarin sampai Selasa siang hari ini, sudah ada sembilan kantong jenazah yang kami kirim ke Pos Antimortem RSUD Kota Kotamobagu untuk diidentifikasi,” ungkap SAR Mission Coordinator Basarnas Manado Djefri  D.T.

Kesembilan korban pun telah dibawa ke RSUD Kotamobagu untuk diidentifikasi oleh Tim DVI Polda Sulut.

Diketahui, korban yang selamat saat ini berjumlah 18 orang dan korban meninggal dunia sudah sebanyak 19 orang.

Editor : Christo Senduk

TRAGEDI DI BAKAN

Legislator Sulut prihatin soal tambang rakyat di Bakan

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com– Aktifitas pertambangan rakyat yang menalan puluhan korban di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menjadi keprihatinan bersama. Terutama para wakil rakyat kita di DPRD Sulawesi Utara.

Legislator, Rita Lamusu mengatakan, kejadian tersebut telah diperingatkan sejak lama oleh seluruh pihak. Namun menurut dia, Pemerintah harus tegas terhadap tambang-tambang tanpa izin tersebut.

“Karena saat ini kelihatan setengah-setengah dalam menanganinya sehingga masyarakat tidak takut melakukan penambangan,” kata dia, Senin (11/3/2019).

Bahkan kata politisi PKS itu, hampir setiap di acara di desa sering diinfokan soal tambang-tambang ilegal namun masyarakat tidak mengindahkan.

“Setidaknya harus ada solusi konkrit dari pemerintah terkait hal ini agar masyarakat sadar untuk tidak melakukan aktifitas pertambangan ilegal,” ujar Lamusu.

Sedangkan soal Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertambangan yang sementara digodok di DPRD Sulut, masyarakat pun meminta agar segera dituntaskan.

“Di DPRD Sulut ada Ranperda Pertambangan. Kiranya Ranperda itu berisikan pasal-pasal yang bisa jadi payung hukum dalam penertiban pertambangan ilegal, serta memberikan solusi bagi rakyat penambang,” tambah pengamat politik pemerintahan, Taufik Tumbelaka.

“Kan kerja para legislator adalah membuat aturan yang berpihak pada rakyat,” tambah dia lagi.

Seperti diketahui, dari data Basarnas Manado, hasil evakuasi tim tahap pertama mulai 26 Februari hingga 3 Maret 2019, ada 27 korban yang dievakuasi, dimana 18 orang selamat dan 9 orang meninggal dunia.

Evakuasi tahap kedua pada 4 Maret sampai 7 Maret, ada 18 jenazah korban. Namun, ada beberapa yang tidak utuh. (K-02)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending