Connect with us

PENDIDIKAN

Hasil SNMPTN 2019 diumumkan, 1.167 siswa lulus di Unsrat

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.comHasil seleksi melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMNPTN) resmi diumumkan.

Sebanyak 92.331 siswa dari 478.608 siswa yang mendaftar dinyatakan lulus pada jalur SNMPTN 2019.

Sebanyak 1.167 siswa di antaranya dinyatakan lulus di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Deputi Wakil Rektor 1 Unsrat Manado Gustaf Mamangkey dalam keterangan resminya mengatakan, hasil SNMPTN 2019 tersebut akan segera ditindaklanjuti dalam waktu dekat.

“Hasil SNMPTN sudah diumumkan, tapi Unsrat nanti akan buka pendaftaran kembali tanggal 26 Maret 2019. Info selengkapnya di web www.unsrat.ac.id atau di fanpage media sosial Unsrat,” tulis Mamangkey.

Menurut dia, untuk siswa yang tidak lulus dalam jalur SNMPTN, masih terbuka kesempatan untuk mengikuti seleksi melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan jalur Mandiri (Tumou Tou).

Di mana, kata dia, pada jalur SBMPTN, siswa harus melalui ujian tulis bernama Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Jika tidak melewati tahap ini, tidak bisa ikut SBMPTN.

“Nah, UTBK sudah buka pendaftaran sampai tanggal 1 April. Pelaksanaan ujiannya tinggal dipilih antara tanggal 13 April sampai 26 Mei,” ujarnya.

Syarat dan ketentuan mengenai seleksi melalui jalur tersebut pun bisa diakses melalui https://ltmpt.ac.id/?mid=8.

“Nanti pilih Unsrat untuk lokasi ujian UTBK. Sepuluh hari kemudian hasilnya akan diterima lewat akun pribadi yg dibuat saat pendaftaran. Nah, nilai ini yang akan dipakai untuk melamar di SBMPTN.

Sementara, lanjut dia, untuk jalur Mandiri atau Tumou Tou akan dibuka kemudian dan masih dengan proses yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dia menambahkan, pelaksanaan ujian untuk jalur ini akan dilaksanakan pada tanggal 12 Juli 2019.

“Bagi yang tak lulus SNMPTN, dipersilakan mendaftar lewat jalur SBMPTN dengan terlebih dahulu mengikuti UTBK dan jalur Mandiri (Tumou Tou) di Unsrat,” tandasnya.

Diketahui, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) melalui Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2019, Jumat (22/3/2019).

Sebanyak 92.331 siswa dinyatakan lulus dalam seleksi melalui jalur ini.

Dari jumlah tersebut, terdapat 26.217 siswa dari peserta Bidikmisi.

Editor : Christo Senduk

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

PENDIDIKAN

AJI dorong kampus kembangkan jurnalisme data

Di tingkat global, tidak hanya media yang mengembangkan jurnalisme data, tetapi juga lingkungan kampus.

Published

on

Bayu Wardhana (AJI Indonesia) memfasilitasi diskusi FDG Kolaborasi membangun jurnalisme data di Indonesia. (Foto: AJI)

JAKARTA, ZONAUTARA.com – Tingginya akses informasi masyarakat melalui media sosial, menjadi tantangan tersendiri bagi media. Karena informasi tidak hanya ruang monopoli media. Kekuatan media adalah informasi yang telah melalui proses verifikasi dan pemanfaatan data dalam pemberitaan. Karena itu jurnalisme data atau jurnalisme berbasis data (data-driven journalism) terus berkembang, dan mulai diadopsi beberapa media nasional di Indonesia.

Di tingkat global, tidak hanya media yang terus mengembangkan genre jurnalisme ini, tapi juga lingkungan kampus. Di berbagai perguruan tinggi yang mengajarkan jurnalisme data, misalnya sekolah jurnalisme Columbia University, Stanford University, The University of Texas, The University of Hongkong, dan sebagainya.

“AJI sebagai salah satu lembaga yang mendukung tumbuhnya jurnalisme data mendorong keterlibatan kampus lebih jauh untuk pengembangan jurnalisme data,” kata Sekjend Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Revolusi Reza Zulverdi dalam diskusi terfokus “Membangun Kolaborasi Mengembangkan Jurnalisme Data di Indonesia” di Jakarta, Selasa (9/7).

Diskusi ini mengundang 20 akademisi wakil dari kampus-kampus yang memiliki Fakultas Komunikasi atau Jurusan Jurnalistik, seperti Universitas Indonesia, Universitas Pembangunan “Veteran” Indonesia, Universitas Multimedia Nusantara dan Universitas Bung Karno.

Revo menyampaikan bentuk kolaborasi yang didorong ke kampus adalah menjadikan jurnalisme data sebagai salah satu mata kuliah di kampus. “Mengingat kebutuhan industri media ke depan adalah jurnalis-jurnalis yang memiliki skill dan paham pemanfaatan data,” ujar Revo.

Focus Group Discussion (FGD) itu sekaligus mendiskusikan peluang kolaborasi antara organisasi profesi, dengan akademisi dari beberapa universitas untuk mengembangkan jurnalisme data di Indonesia.

Tenaga Ahli, Kantor Staf Presiden (KSP), Robertus Theodore, mendorong inisiatif ini dan mengatakan pendampingan ke pemerintah daerah untuk perbaikan standar layanan penyediaan data berbasis elektronik dan peningkatan kualitas data terus dilakukan.

“Banyak mahasiswa di luar negeri kesulitan mengakses data, harus pulang ke Indonesia karena sistem data belum elektronik. Komisi Informasi Pusat sedang didorong merevisi aturan ketersediaan data berbasis elektronik dan melakukan monitoring ketersediaan data,” ujar Robertus.

Robertus juga menyampaikan selain itu pemerintah telah menghasilkan regulasi untuk mendorong perbaikan data yang dihasilkan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Ada dua regulasi baru yang disahkan yaitu Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

“Yang penting sekarang demand pengguna data, agar KSP dapat mendorong pemerintah menyiapkan data yang sesuai dengan prinsip open data,” kata Robert saat presentasi di forum yang sama.

Karena itu KSP mendorong pemanfaatan data di kalangan jurnalis dan pengembangannya di kampus sekaligus untuk menghindari hoaks dan meningkatkan kualitas pemberitaan.

Dalam sesi ini, sekaligus diperkenalkan platform www.jurnalismedata.id, sebagai ruang belajar tentang jurnalisme data bagi jurnalis, mahasiswa dan publik. (**)

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com