Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

ZONA DAERAH

Pemkot Tomohon dukung penuh, Karate Open Tournament siap digelar

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Karate Open Tournament Kajati Cup 2019 dipastikan siap digelar. Kejuaraan yang akan memperebutkan Piala Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) dan Piala Wali Kota Tomohon ini pun bakal dimulai Jumat (5/4/2019) dan akan berakhir pada Minggu (7/4/2019).

Panitia Pelaksana melalui Ketua Harian Edy Winarko yang juga selaku Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tomohon mengatakan, pihaknya telah siap menyelenggarakan iven berskala nasional tersebut.

“Kita sudah siap untuk laksanakan kejuaraan ini,” ungkap Winarko di sela-sela Konferensi Pers Karate Open Tournament Kajati Cup 2019, di rumah dinas wali kota, Kamis (4/4/2019) malam.

Menurut dia, segala fasilitas mulai dari lapangan untuk lokasi pertandingan hingga fasilitas pendukung lainnya sudah disiapkan.

Pihaknya pun memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon yang telah mendukung penuh pelaksanaan iven olahraga tersebut.

“Terima kasih kepada Pemkot yang telah memberikan fasilitas untuk kegiatan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman dalam kesempatan tersebut mengatakan, pihaknya mengapresiasi pihak panitia yang telah memilih dan memercayakan Kota Tomohon sebagai tuan rumah.

“Turnamen ini pertama dilaksanakan dan dapat kehormatan Kota Tomohon menjadi tuan rumah. Kami bangga Tomohon bisa dipilih,” ungkap Eman yang didampingi Wakil Wali Kota (Wawali) Syerly Adelyn Sompotan dan Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) Harold V Lolowang.

Menurut Eman, dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ini, pihaknya telah mempersiapkan sejumlah fasilitas, yakni Gedung Olahraga (GOR) Babe Palar dengan fasilitas berstandar nasional.

“Kemudian akomodasi dan fasilitas lainnya, termasuk transportasi itu disiapkan oleh Pemkot Tomohon untuk mendukung kegiatan ini. Semua sarana prasarana disiapkan untuk bagaimana menyukseskan kegiatan ini,” jelasnya.

Eman pun meminta dukungan dari masyarakat Kota Tomohon sehingga kegiatan yang menghadirkan berbagai atlet karate dari berbagai daerah di Sulut maupun dari provinsi lainnya di Indonesia ini dapat terlaksana dengan baik.

Diketahui, hingga Kamis malam, sudah sebanyak 495 peserta yang telah mendaftar untuk mengikuti kejuaraan ini.

Sekretaris Panitia Rooije Rumende membeberkan, sudah sebanyak 30 kontingen yang berasal dari kabupaten/kota di Sulut, serta empat kontingen di luar provinsi yang siap mengikuti kegiatan ini.

Sementara itu, Ketua Dewan Guru Karate-do Gojukai Sulut Josis Ulrich Ngantung, memastikan kredibilitas dari para wasit yang akan memimpin pertandingan nanti. Menurut Ngantung, para wasit tersebut akan diawasi oleh Dewan Wasit yang datang langsung dari FORKI pusat.

“Dewan Wasit yang akan mengawasi para wasit. Wasit-wasit salah memimpin akan ada pinalti dari dewan wasit,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kajati Sulut yang diwakili Asisten Intelijen Stanley Y Bukara, serta para dewan wasit.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Eman: mari kita jaga suasana tetap kondusif

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comTahapan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 telah usai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun telah menetapkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu 17 April 2019 lalu.

Masyarakat pun diminta untuk menerima apapun yang dihasilkan oleh para penyelenggara Pemilu tersebut dan kembali menyatukan perbedaan yang ada.

Seperti yang diungkapkan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman.

Dia mengatakan, pesta demokrasi dalam memilih Presiden dan Wakil Presiden, serta para wakil rakyat dari pusat hingga daerah telah terlaksana dengan baik.

Menurut Eman, saat ini merupakan waktu untuk meninggalkan segala perbedaan yang tercipta dalam Pemilu lalu.

“Kami, pemerintah bersama Forkopimda, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kota Tomohon berharap, agar pasca-pesta demokrasi, suasana kondusif dapat terjaga,” ungkap Eman, di sela-sela Sosialisasi dan Dialog Sinergitas para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, di aula Homestay Walian, Selasa (21/5/2019).

Eman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat berimplikasi hukum dan dapat menimbulkan keresahan, serta ketidaktentraman, hingga meruntuhkan semangat persatuan di Kota yang ditetapkan sebagai salah satu Kota Toleran di Indonesia ini.

“Mari sama-sama kita jaga kerukunan, kesatuan dan persatuan yang sudah lama tercipta di Kota yang kita cintai ini. Semoga Kota Tomohon dapat menjadi berkat di Sulawesi Utara ini,” harapnya.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending