Connect with us

Hukum dan Kriminal

Amankan Pemilu, TNI-Polri di Miangas gelar apel gabungan

Published

on

MIANGAS, ZONAUTARA.com – Atmosfer Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 kian dirasakan di seluruh wilayah Indonesia. Tak terkecuali di pulau terdepan di ujung utara Indonesia, yakni Miangas.

Para penjaga kedaulatan di daerah yang masuk wilayah Sulawesi Utara (Sulut) ini, yakni aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri pun menggelar apel gabungan dalam rangka persiapan menjelang Pemilu tahun 2019, Selasa (9/4/2019).

Apel gabungan yang juga turut dihadiri oleh para ASN se-Kecamatan Miangas ini dilaksanakan di halaman kantor Polsek Miangas dan dihadiri oleh TNI, POLRI dan ASN Kecamatan Miangas dan dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Koramil Miangas (Wadanramil) Kapten Infantri Rasmul Tamalawe.

Dalam kesempatan tersebut, Rasmul mengajak aparat TNI dan Polri untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang ada di Miangas. Sehingga, kata dia, masyarakat dapat melaksanakan Pemilu dengan aman dan tanpa tekanan.

Dia pun mengimbau kepada semua peserta apel, untuk tetap menjaga netralitas TNI dan Polri, serta mengajak semua peserta untuk tetap menjunjung tinggi hasil dari Pemilu nanti.

“Menjelang pemilu, kita sebagai TNI dan Polri harus bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat yang ada di Miangas. Kita (TNI-Polri) juga harus bisa menjaga netralitas. Kita tidak bisa memihak siapapun. Tapi bagi siapapun yang terpilih nantinya, kita wajib untuk senantiasa mendukung,” ungkapnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Hukum dan Kriminal

Imbas kerusuhan di Lapas Manado, ada narapidana meninggal

Kerusuhan terjadi pada Sabtu, 11 April 2020.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satu warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Manado meninggal dunia imbas kerusuhan yang terjadi pada Sabtu (11/4/2020).

Belum diketahui apakah narapidana tersebut meninggal saat sedang terjadi kerusuhan atau ketika dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulut, Lumaksono saat ditanyakan tentang kejadian tersebut tidak mengelak.

“Tapi kita belum bisa memastikan penyebab kematiannya, apakah karena sedang sakit atau akibat kekerasan,” ujar Lumaksono, Minggu (12/4) saat dikonfirmasi wartawan.

Narapidana yang dimaksud bernama Edgar Atnas, berusia 39 tahun, warga negara Filipina dengan kasus pidana perlindungan anak.

“Kita juga akan memastikan apakah dia warga negara asing atau sudah menjadi warga negara Indonesia,” jelas Lumaksono.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com