Connect with us

HEADLINE

Sri Wahyumi binggung dibawa KPK, ada uang Rp 500 juta yang disita

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com – Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Manalip mengaku binggung dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya bingung karena barang enggak ada saya terima, saya tiba-tiba dibawa ke sini,” kata Sri sembari berjalan menuju Gedung KPK.

Sri Wahyumi Maria Manalip tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Selasa (30/4). Ia tiba sekitar pukul 20.15 WIB.

Sri mengenakan baju batik dan celana panjang. Kepalanya ditutupi menggunakan semacam kupluk, persis seperti di foto dan video yang beredar.

KPK menciduk Sri di Kantor Bupati Talaud pada Selasa pagi. Tim KPK kemudian membawa Sri ke ke Jakarta, dengan transit beberapa jam di Bandara Sam Ratulangi Manado.

Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif menyebut penindakan terhadap Sri terkait dengan proyek di Talaud.

“Diduga telah terjadi transaksi terkait pengadaan atau proyek di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud,” kata Syarif.

KPK telah mengamankan barang dan uang dengan total mencapai Rp 500 juta dari hasil rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) sejak Senin (29/4/2019) malam.

“Ada dua tas bernilai lebih dari Rp100 jutaan, satu jam tangan dengan harga Rp200 jutaan dan sisanya anting dan cincin berlian,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Selasa (30/4).

Febri mengatakan penerimaan Sri itu diduga bukan yang pertama serta berkaitan proyek tertentu. Hanya saja pihak KPK belum menjelaskan secara rinci kasus yang dimaksud.

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HEADLINE

Kami melaporkan kebenaran dalam 3 laporan mendalam

Ada tiga tema laporan mendalam kami yang sudah tayang dalam sepekan ini, yaitu Dana Desa, Sampah, dan Dugaan Korupsi Miangas.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Sebagai media – kata Noam Chomsky – yang independen dan berkomitmen untuk menemukan dan melaporkan kebenaran, Zona Utara pada usia yang masih hijau terus mencari formula jurnalistik yang pas jadi bacaan publik.

Ada tiga tema laporan mendalam kami yang sudah tayang dalam sepekan ini, yaitu Dana Desa, Sampah, dan Dugaan Korupsi Miangas. Melalui laporan mendalam itu, Zona Utara berusaha menjadi media yang tak sekadar menyajikan berita serta ingin menunjukkan sesuatu, meski secara teknis barangkali belum tuntas akibat desakan deadline yang tak bisa ditawar lagi.

“media are independent and committed to discovering and reporting the truth, and that they do not merely reflect the world as powerful groups wish it to be perceived.”

Noam Chomsky dalam Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media

Terima kasih untuk Aliansi Jurnalis Independen (lebih familiar dengan singkatannya: AJI) yang memberikan kesempatan emas melalui program Beasiswa Liputan Better Journalism for Better Accountablity. Para crew Zona Utara bisa belajar dan mengasah kemampuan jurnalistiknya, sekaligus sebagai tempat praktek perkembangan jurnalistik terkini, seperti data driven dan infografis.

Dana Desa di Minsel perlu topangan SDM yang mumpuni, Terus Bergelut Dengan Sampah, dan Telisik jalan lingkar di tapal batas kami hadirkan dalam tulisan yang cukup panjang disertai sajian visualisasi data dan desian visual menarik.

Selamat membaca!

Tabea!

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com