Connect with us

ZONA DAERAH

Eman cek persiapan akreditasi RSUD Anugerah

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman meninjau kesiapan akreditasi RSUD Anugerah, Kamis (2/5/2019)

“Peninjauan ini untuk mengecek kesiapan peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien,” ujar Eman.

Untuk penunjang lanjut Eman, akan ada pasar dan terminal di kompleks rumah sakit, serta melengkapi peralatan yang dimiliki rumah sakit Tipe D tersebut.

Akreditasi itu sendiri tambah Eman, sangat dibutuhkan, karena selama belum terakreditasi, rumah sakit belum bisa menerima pasien BPJS. Jadi, harus terakreditasi oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).

Turut mendampingi wali kota, Kepala Dinas Kesehatan dr Deesje Liuw, Kadis PUPR Joice CL Taroreh, Kadis Perkim Enos Pontororing.

Kunjungan disambut pimpinan rumah sakit terdiri dari dr Jerry Bororing (Direktur), dr Novri Tuerah (Kabid Tata Usaha), dr Simon Pati (Kabid Pelayanan Medis) serta Wenny Sumolang SPsi (Kabid Penunjang Medis) dan Ns Evert Lontaan (Kabid Keperawatan).

Tim Surveyor Akreditasi masing-masing dr Hendryk Kwandang, dr Deddy Tedjakusumana dan Rohani Azis.

Editor : Christo Senduk

ZONA DAERAH

Kebudayaan aset penting dalam pembangunan daerah

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comPemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbuda) menggelar Seminar Peningkatan Kapasitas Budaya Daerah, dilaksanakan di Hotel Wise Tomohon, Jumat (19/7/2019).

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman yang diwakili Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) H.V. Lolowang, hadir dalam seminar tersebut.

Dalam sambutannya, Lolowang mengatakan, masyarakat Tomohon memiliki tradisi dan kearifan lokal budaya yang sangat kaya dan hidup. Kedua hal tersebut dapat menjadi dasar yang kuat untuk pengembangan kebudayaan.

Menurut Lolowang, kebudayaan harus dianggap sebagai aset penting yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Masyarakat Tomohon hanya dapat menjadi masyarakat yang besar apabila mampu mewujudnyatakan kebudayaan ke dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kebudayaan daerah menghadapi tantangan, yaitu ketika kekuatan budaya lokal, kearifan lokal, nilai-nilai tradisional dianggap tidak lagi relevan, hingga mulai diabaikan oleh pelaku budayanya.

“Diperlukan sebuah terobosan yang baru dari pelaku budaya untuk melestarikan dan mengembangkan budaya lokal yang ada agar tidak terbawa arus globalisasi,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, Pemkot Tomohon melalui Dikbuda Kota Tomohon bersama Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya melaksanakan Seminar Nasional untuk membahas budaya lokal yang ada di Kota Tomohon sebagai upaya peningkatan kapasitas budaya lokal yang dimiliki oleh masyarakat.

“Pemkot Tomohon memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya yang telah memberikan kesempatan kepada Pemkot Tomohon dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah untuk melaksanakan kegiatan ini,” pungkasnya.

Turut hadir juga pada kegiatan ini Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon Juliana D. Karwur, Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Madjmuddin Ramly, para tokoh-tokoh pemerhati budaya dan akademisi di Kota Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com