Connect with us
Hosting Unlimited Indonesia

CARI TAHU

Suara wanita terdengar lebih memikat saat masa subur

Penelitian mengungkap hal ini. Apakah anda memperhatikannya?

Published

on

Foto: Pexels.com

MANADO, ZONAUTARA.com – Perubahan hormon pada siklus menstruasi diketahui menghasilkan beberapa efek unik. Misalnya, ada penelitian yang telah menemukan bahwa indra penciuman wanita dan cara berjalan akan berbeda selama masa kesuburan tinggi. Bahkan wajah mereka berubah, dan wanita dinilai lebih menarik ketika saat masa subur.

Sementara ada efek-efek lain yang mungkin terdengar seperti fiksi ilmiah, namun ada penjelasan logis untuk itu. Ini bisa menjadi semacam “isyarat” status reproduksi mereka.

Penelitian terdahulu menunjukkan, bahwa suara wanita dianggap lebih memikat selama fase kesuburan yang tinggi pada siklus menstruasi. Belum diketahui secara pasti bagaimana suara wanita berubah untuk memberi sinyal status reproduksi mereka.

Penelitian baru yang diterbitkan dalam jurnal Evolutionary Psychology memeriksa akustik suara wanita selama periode kesuburan tinggi dan rendah untuk mengidentifikasi perubahan yang tepat dalam karakteristik vokal (misalnya: pitch, kenyaringan, dan frekuensi) yang menghasilkan efek.

Untuk memeriksa hal ini, para peneliti di James Madison University dan Florida Gulf Coast University, merekrut 19 wanita dengan siklus secara alami dan 18 wanita lainnya yang menggunakan alat kontrasepsi hormonal (usia 17-30), untuk berpartisipasi dalam percobaan singkat.

Dalam percobaan ini, para peneliti meminta wanita untuk merekam suara mereka empat kali selama sebulan. Mereka juga diminta untuk melaporkan tanggal dimulainya menstruasi terbaru mereka.

Berbekal informasi ini, para peneliti membagi rekaman ke dalam empat kelompok berbeda: siklus alami wanita selama masa kesuburan tinggi, siklus alami wanita selama masa kesuburan rendah, wanita dengan alat kontrasepsi selama periode kesuburan tinggi, dan wanita dengan alat kontrasepsi selama periode kesuburan rendah.

Dengan menggunakan program perangkat lunak fonetik, para peneliti memeriksa sifat-sifat vokal spesifik dari rekaman untuk melihat perbedaan apa yang muncul di antara kelompok-kelompok tersebut.

Menariknya, mereka menemukan bahwa properti suara yang dikenal sebagai shimmer vokal secara signifikan lebih rendah di antara wanita dengan siklus alami saat periode kesuburan tinggi.

“Kurang variabilitas dalam amplitudo, seolah-olah menghasilkan suara terdengar mantap,” tulis mereka.

Mereka juga memperhatikan bahwa jitter vokal lebih rendah dan terarah pada kelompok wanita dengan siklus alami pada masa subur yang tinggi.

Sama halnya pada kilau vokal dan jitter yang lebih rendah menghasilkan suara yang lebih jernih, lebih sehat, dan lebih lembut.

Sebaliknya, para peneliti menyatakan, peningkatan dalam shimmer dan jitter menghasilkan suara yang dianggap kasar atau serak. Peningkatan akustik yang sama ini juga telah digunakan sebagai kriteria untuk mendiagnosis disfonia dan patologi suara lainnya.

Poin lainnya patut dicatat. Para peneliti tidak menemukan perbedaan di antara para wanita yang menggunakan kontrasepsi, ketika membandingkan suara mereka selama periode kesuburan tinggi dengan periode kesuburan rendah.

Sangat mungkin bahwa hormon yang bertanggung jawab untuk menghasilkan perubahan vokal di seluruh siklus menstruasi pada dasarnya “dimatikan” oleh kontrasepsi hormonal. Siapa yang tahu bahwa alat kontrasepsi dapat memengaruhi kualitas suara Anda?

Editor: Ronny Adolof Buol

Advertisement Hosting Unlimited Indonesia
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

CARI TAHU

Greg Gage demokan cara meretas otak orang lain

Dengan peralatan yang dia ciptakan, seseorang bisa mengendalikan tangan orang lain dengan perintah otaknya.

Published

on

Foto: backyardbrains.com

ZONAUTARA.com – Ilmuwan spesialis saraf Greg Gage mendemokan bagaimana cara meretas otak orang lain.

Dalam video saat dia berbicara di depan forum TED, Gage mengundang dua orang relawan ke atas panggung dan menghubungkan mereka dengan peralatan yang dibuatnya bersama rekan peneliti Tim Marzullo.

Dua orang ini mengendalikan sebuah perusahaan bernama Backyard Brains yang menciptakan sebuah system yang dapat membypass perintah otak ke saraf motorik.

Dalam demo yang dipertontonkannya, Gage membuat takjub audience dimana relawan perempuan dapat mengendalikan gerakan tangan relawan pria saat dia menggerakkan lengannya.

Hal itu bisa terjadi, saat kedua relawan dihubungkan dengan peralatan yang dibuat oleh Gage dan timnya.

Gage menjelaskan bahwa peralatan yang mereka ciptakan dapat membantu mahasiswa maupun siswa yang tertarik belajar tentang otak dan saraf. Peralatan itu menjadi sangat murah untuk memahami bagaimana otak mengendalikan saraf.

Sebanyak 20 persen penduduk dunia mengalami gangguan saraf, sementara ilmu kedokteran masih sangat mahal untuk mempelajari tentang hal ini.

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading
Advertisement
Advertisement Hosting Unlimited Indonesia

Trending