Connect with us

ZONA DAERAH

Wali Kota Eman hadiri sosialisasi layanan 112

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com – Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Toar JS Pandeirot mengikuti Sosialisasi Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Bersama Infrastruktur Pasif Telekomunikasi serta Kebijakan Penyelenggaraan Layanan Darurat 112 Secara Mandiri kepada seluruh Wali Kota Bupati di Kepulauan Sulawesi, Bali, NTB dan NTT yang dilaksanakan di Hotel Swiss Bell Makassar, Jumat (3/5/2019).

Sosialisasi yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika RI ini untuk menindaklanjuti dua kebijakan Kemenkominfo yakni. Pertama, pedoman pembangunan dan penggunaan bersama infrastruktur pasif telekomunikasi yang ditujukan untuk seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota.

Kedua, layanan nomor tunggal panggilan darurat penyelenggaraan layanan 112 dilakukan secara mandiri  oleh pemerintah kabupaten dan kota.

Kegiatan yang dibuka Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo RI Ahmad M Ramli, diikuti oleh para Bupati, Walikota dan Kadis Kominfo di Wilayah Timur Indonesia, yang diawali dengan Laporan dari Direktur Pengembangan Pitalebar Ditjen PPI Benyamin Sura.

Sosialisasi ini kata Ramli, bertujuan untuk melakukan sinergi antara Kemenkominfo dengan lembaga-lembaga terkait dalam pelaksanaan Surat Edaran Menkominfo dan Mendagri tentang infrastruktur pasif telekomunikasi.

“Ini kita lakukan agar di tahun 2019 ini dan ke depannya surat edaran tersebut dapat diimplementasikan dan menjadi pedoman Pemerintah Daerah demi mempercepat penetrasi layanan internet cepat fixed broadband,” katanya.

Tak hanya itu lanjutnya, pihaknya juga melakukan sosialisasi layanan panggilan darurat 112 demi memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam pelaporan kondisi darurat dan mempercepat penanganannya oleh satuan terkait.

Dijelaskan Dirjen Ahmad Ramli, dengan merujuk Peraturan Presiden (Perpres) nomor 96 tahun 2014 tentang Rencana Pita Lebar Indonesia 2014-2019 ada sejumlah target yang dicanangkan, termasuk pembangunan infrastruktur pitalebar (broadband) baik fixed maupun mobile broadband.

“Makanya Kemenkominfo terus berupaya meningkatkan penetrasi fixed broadband agar masyarakat dapat menikmati layanan internet cepat,” ujar Ramli.

Dia menambahkan, hingga saat ini penetrasi akses tetap pitalebar (Fixed Broadband) di Indonesia baru mencapai 9.25 persen dari jumlah rumah tangga di tahun 2018.

Berdasarkan data dari Kominfo, sejauh ini sebanyak 35 daerah di Indonesia telah terimplementasi Layanan Call Center 112.

Sementara Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman mengatakan, Kota Tomohon sebelumnya telah meluncurkan Call Center 112 bertempat di GOR Babe Palar beberapa waktu lalu.

“Masyarakat Kota Tomohon dan sekitarnya dapat menggunakan layanan ini ketika berada dalam kondisi darurat ataupun untuk memberikan jaminan rasa aman dan nyaman dalam beraktivitas,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

ZONA DAERAH

Bidik WBBM, begini pesan Kajati untuk personel Kejari Tomohon

Published

on

Kajati dan rombongan saat tiba di Kejari Tomohon. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, ZONUATARA.com Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) Andi Muh. Iqbal Arief mengunjungi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon, Rabu (3/6/2020).

Kunjungan Kajati yang didampingi Wakil Kajati (Wakajati) A. Dita Prawitaningsih bersama para Koordinator itupun disambut langsung Kepala Kejari (Kajari) Tomohon Immanuel Richendry Hot dan jajaran.

Kajari melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen James Pade membenarkan kunjungan kerja Kajati dan rombongan tersebut.

Pade mengatakan, kunjungan Kajati itu dalam rangka memantau kesiapan Kejari Tomohon sebagai Kawasan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Tahun 2020.

“Saat tiba, Bapak Kajati bersama rombongan langsung melakukan pemeriksaan ke setiap ruangan yang ada di Kejari Tomohon,” ujarnya.

Kajati bersama jajaran pejabat Kejati Sulut dan jajaran Kejari Tomohon. (Foto: Istimewa)

Menurut Pade, pemantauan yang dilakukan oleh Kajati, yakni kelengkapan administrasi, Standar Operasional Prosedur (SOP), fasilitas ruangan dan Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang terkait dengan peningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Tomohon.

Usai peninjauan, lanjut Pade, Kajati melakukan briefing terkait dengan persiapan Kejari Tomohon dalam meraih predikat WBBM.

“Bapak Kajati berpesan agar dapat meningkatkan pelayanan yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Tomohon, mengingat untuk mencapai predikat WBBM harus sudah ada peningkatan dari pelayanan Kejari Tomohon saat memperoleh predikat WBK pada tahun 2019,” tuturnya.

Pade menambahkan, Kejari Tomohon saat ini terus berupaya maksimal untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Tomohon yang membutuhkan pelayanan di institusinya tersebut.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com