Connect with us

Serba Serbi

Menjual daging rusa palsu

Peternak di Malaysia mencurigai karena harganya yang sangat murah.

Published

on

Roselan Ab Malek - am@hmetro.com.my

ZONAUTARA.com – Di Malaysia dalam beberapa pekan belakangan, lagi ramai diperbincangkan soal dugaan pedagang menjual daging rusa palsu.

Dugaan itu bermula dari murahnya daging rusa yang dijual berbagai lapak, terutama yang dibagikan di halaman Facebook.

Dikutip dari hmetro.com, seorang peternak rusa di daerah Jerantut, Shamsul Mohd Ali Hanapiah mempertanyakan murahnya daging rusa yang dipasarkan itu.

Menurut Shamsul, biasanya satu kilogram daging rusa dijual seharga 75 ringgit Malaysia (RM) hingga RM95.

“Namun daging yang ditawarkan mereka itu hanya seharga 30 hingga RM35. Itu sesuatu yang mustahil,” kata Shamsul.

Menurutnya, modal untuk beternak seekor rusa hingga siap potong menghabiskan dana sebesar RM3.500. Dari seekor rusa hanya bisa menghasilkan 30 kilogram daging saja yang bisa dijual.

“Jadi adalah hal yang mustahil mendapat untung jika menjual seharga RM30,” kata Shamsul.

Para peternak juga biasanya menjual daging rusa lengkap dengan tulangnya, agar pembeli percaya bahwa yang mereka jual benar-benar daging rusa.

Sementara yang ditawarkan dengan harga murah itu, berupa daging yang sudah dipacking tanpa tulang.

Shamsul dan peternak lain mencurigai, daging yang dijual itu bukan daging rusa melainkan daging lembu atau kerbau yang memang murah.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Serba Serbi

Minum 25 cangkir kopi tidak berbahaya? Tapi sebaiknya jangan!

Penelitian yang dilakukan di Inggris menunjukkan resiko yang minim terhadap kekakuan arteri jantung.

Published

on

Foto: Pixabay.com/Christoph

ZONAUTARA.com – Penelitian dari Queen Mary University di London menunjukkan bahwa minum kopi sebanyak 25 cangkir sehari tidak memengaruhi kekakuan arteri jantung.

Penelitian yang dipimpin oleh Profesor Steffen Petersen itu dipresentasikan di the British Cardiovascular Society (BCS) Conferenece di Manchester.

Arteri di dalam tubuh manusia bertugas membawa darah yang mengandung oksigen dan nutrisi dari jantung ke seluruh tubuh. Jika arteri menjadi kaku, dapat beresiko terhadap kerja jantung.

Seseorang dengan arteri yang kaku dapat berpeluang mendapat serangan jantung dan stroke.

Penelitian yang dilakukan Profesor Petersen dan koleganya itu melibatkan lebih dari 8.000 orang di Inggris. Mereka dikelompokkan menjadi tiga group, yakni yang minum kurang dari satu cangkir sehari, yang minum antara satu hingga tiga cangkir sehari, dan lebih dari tiga cangkir.

Pada orang yang diteliti terdapat pula yang mengonsumsi 25 cangkir sehari. Dan hasilnya, tidak terdapat ancaman kekakuan arteri jantung mereka.

Penelitian ini juga mempertimbangkan usia, jenis kelamin, etnis, status merokok, tinggi dan berat badan, serta kebiasaan mengonsumsi alkohol, termasuk apa yang mereka makan dan tekanan darah.

Dari 8.412 peserta yang menjalani pemindaian MRI jantung serta tes gelombang inframerah, didapat data bahwa peminum kopi sedang dan berat, adalah kaum pria, perokok serta mengonsumsi alkohol secara teratur.

Walau demikian, hasil penelitian ini belum diterima secara umum. Direktur pusat penelitian the Yale-Griffin Prevention Research, Dr. David Katz menyatakan bahwa dosis tinggi kopi tetap menjadi ancaman.

“Ada banyak alasan untuk khawatir jika mengonsumsi kopi terlalu banyak. Ada efek pada tekanan darah, detak jantung hingga distritmia jantung,” kata Katz kepada HuffPost.

Lebih dari itu, konsumsi kopi yang berlebihan dapat membawa dampak insomnia, emosi yang tidak stabil dan berbagai efek metabolisme tubuh.

Walaupun penelitian ini bisa menjadi kabar baik, tetapi sebaiknya anda tidak ikut-ikutan minum kopi hingga 25 cangkir sehari.

Editor: Ronny Adolof Buol

Continue Reading

DATA KITA

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2FB Auto Publish Powered By : XYZScripts.com