Connect with us

ZONA DAERAH

Terima remisi di HUT RI, 4 Andikpas dan 1 WBP langsung bebas

Published

on

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman saat memberikan putusan pemberian remisi kepada para Andikpas dan WBP. (Foto: zonautara.com/Christo Senduk)

TOMOHON, ZONAUTARA.comPerayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia (RI), menjadi momen bahagia bagi sejumlah Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tomohon dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Manado di Tomohon.

Pasalnya, seperti tahun-tahun sebelumnya, pengurangan hukuman atau remisi diberikan kepada para Andikpas dan WBP di saat perayaan HUT Kemerdekaan RI.

Kali ini, sebanyak 107 Andikpas dan 30 WBP yang mendapatkan remisi, dalam peringatan HUT ke-74 RI, di LPKA Klas II Tomohon, Sabtu (17/8/2019). Sebanyak lima orang di antaranya langsung bebas.

Kepala LPKA Klas II Tomohon Tjahaja Rediantana menjelaskan, rincian remisi terhadap para Andikpas, yakni 103 Andikpas mendapatkan Remisi Umum I dan 4 Andikpas mendapatkan Remisi Umum II.

Sementara, untuk WBP di LPP, yakni sebanyak 29 WBP mendapatkan Remisi Umum I dan 1 WBP mendapatkan Remisi Umum II.

Rediantana mengatakan, dasar pemberian remisi kepada para Andikpas dan WBP tidak hanya soal administrasi.

“Tapi yang utama adalah perilaku, yakni
tidak termasuk dalam register F,” ujar Rediantana.

Sebelumnya, Menteri Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Yassona Laoly dalam sambutannya yang dibacakan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman mengatakan, remisi diberikan kepada para Andikpas dan WBP yang berkelakuan baik dan menjalani hukuman sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

“Tujuannya untuk memberikan motivasi dan kesempatan untuk mendapatkan kesejahteraan sosial, pendidikan dan keterampilan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Remisi kepada para Andikpas dan WBP tersebut diberikan oleh Wali Kota Eman yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Zona Manado

Akibat gempa dan air laut surut, jalan raya ke Winangun sempat macet parah

Banyak di antaranya yang mengamati surutnya air laut dan menyebarkan video amatir.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

MANADO, ZONAUTARA.com – Akibat gempa bumi pada kedalaman 10 km dan berjarak 134 km Barat Laut Jailolo-Malut, masyarakat Kota Manado banyak panik. Banyak di antaranya yang mengamati surutnya air laut dan menyebarkan video amatir.

Berdasarkan informasi yang dirangkum wartawan Zona Utara di lapangan, jalan raya menuju arah Winangun dari arah Ranotana sekitar pukul 01.00 WITA dipadati banyak kendaraan bermotor dari pengguna jalan untuk menyelamatkan diri setelah pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status WASPADA. Kondisi tersebut mengakibatkan macet parah.

Gempa yang terjadi pukul 00.17 WITA pada Jumat (15/11/2019) tersebut berkekuatan magnitudo 7,4. Tiga daerah yang diperingatkan BMKG dalam status WASPADA yaitu Kota Bitung, Kota Ternante, dan Halmahera.

Status WASPADA berarti Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota yang berada pada status WASPADA diharap memerhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai.

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading
Advertisement

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com