Connect with us

ZONAPEDIA

Ini ikan air tawar terkecil dan teraneh di dunia

Ikan ini hidup dalam air asam dan memiliki bentuk sirip yang menggenggam aneh.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com Tidak banyak yang tahu mengenai Paedocypris progenetica merupakan ikan air tawar terkecil di dunia. Ikan jenis ini ditemukan di kawasan rawa gambut Sumatera sejak tahun 2005 ikan air tawar terkecil di dunia.

Ikan Paedocypris progenetica hanya memiliki panjang 7,9 milimeter untuk betinanya dan rata-rata 9,8 milimeter untuk jantannya. Dengan ukuran tubuhnya yang mungil, Paedocypris progenetica dapat tersamar seperti larva hewan air.

Ikan jenis ini ternyata mampu bertahan hidup ketika musim kering dengan cara berlindung di genangan air dangkal di rawa-rawa. Paedocypris progenetica hidup dengan mengonsumsi plankton di dasar rawa berair gelap kecoklatan, tempat mereka hidup.

Ikan ini malah bisa hidup di daerah rawa yang tingkat keasamannya tinggi, yaitu mencapai pH 3, atau 100 kali lebih asam daripada air hujan. Paedocypris progenetica masuk dalam genus Paedocypris dan bagian dari keluarga famili Cyprinidae.

zonautara.com
Paedocypris progenetica di jari orang dewasa.(Image: Tan Heok Hui)

Dari penemuan ini, para ilmuwan menyimpulkan bahwa rawa gambut adalah ekosistem yang menjadi rumah bagi banyak satwa yang tidak ditemukan di ekosistem lain.

Ralf Britz, seorang zoologist yang bekerja di Natural History Museum mengatakan bahwa ini adalah ikan yang paling aneh yang pernah ia lihat sepanjang karir keilmuannya.

“Ikan ini kecil, hidup dalam air asam dan memiliki bentuk sirip yang menggenggam aneh. Saya harap kita memiliki waktu untuk mencari tahu lebih banyak tentang mereka sebelum habitat mereka menghilang sepenuhnya,” kata Ralf.

Baca: Paedocypris progenetica, ikan terkecil yang hidup di alam Indonesia

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ZONAPEDIA

Untuk para cat lovers, berikut 5 fakta unik tentang kucing

Banyak dokter yang menyebutkan jika hewan berbulu lembut dan lucu ini sering digunakan untuk terapi penyembuhan suatu penyakit.

Bagikan !

Published

on

kucing
Ilustrasi dari Pixabay.com

ZONAUTARA.COM – Kucing adalah salah satu hewan yang sangat menarik sebagai peliharaan. Untuk para cat lovers ada nih beberapa fakta unik tentang kucing yang jarang diketahui. Hewan yang lucu dan menggemaskan ini mempunyai rahasia-rahasia yang wajib untuk kalian ketahui.

Fakta-fakta unik tentang kucing ini dijamin akan membuat kalian semakin sayang kepada binatang mungil satu ini.

Nah, apa saja sih fakta unik tentang kucing tersebut. Berikut ini berbagai macam fakta unik yang akan kami rangkum untuk anda para cat lovers. Yuk, jika penasaran langsung saja disimak fakta-faktanya.

Memiliki Pendengaran dan penciuman Yang Sensitif

Mungkin fakta yang pertama ini sudah banyak diketahui, kalau anjing memang salah satu hewan mamalia yang mempunyai pendengaran dan penciuman paling tajam diantara binatang lainnya.

Namun, nyatanya kucinglah yang memiliki pendengaran lebih sensitif jika dibandingkan dengan anjing, Kucing dapat mencapai batas pendengaran hingga sebesar 65 khz. Jadi, jangan heran jika kucing berlaku aneh ketika kita sebagai manusia tidak mendengar apapun.

Kemudian, kucing juga memiliki indra penciuman yang sangat tajam lho.

Oleh sebab itu, ketika kita memelihara kucing dan belum membersihkan tempat buang airnya, kucing tidak akan pernah menggunakan area tersebut untuk mengeluarkan kotorannya. Sehingga, kalian para pecinta kucing harus rajin untuk membersihkan kotak pasir si pus ini.

Termasuk Hewan Sensitif, Kucing Bisa Membawa Efek Positif Bagi Tuannya

Jika dibandingkan dengan anjing, kucing merupakan hewan yang cukup cuek. Walaupun dia sudah mengenal lama sang majikan, namun ia tidak terpengaruh baginya.

Tetapi, hewan yang satu ini memiliki kelebihan yang mengejutkan di balik sifat cueknya. Kucing adalah termasuk hewan yang memiliki perasa yang cukup kuat.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Moriah Galvan dan Jennifer Vonk dari Universitas Oakland, Michigan, Amerika Serikat bahwa terdapat beberapa bukti bahwa kucing dapat merasakan perubahan suasana hati majikannya.

Kucing dapat memahami emosi manusia lebih dari apa yang diperkirakan. Jadi, berita tentang kucing yang dapat membawa efek positif kepada manusia itu bukan hanya sekedar berita hoax semata.

Memiliki Sembilan Nyawa

Pasti kalian tidak asing lagi dengan kata jika kucing memiliki sembilan nyawa. Sebab, dari dulu terdapat banyak mitos yang beredar tentang hewan berkaki empat satu ini dapat lolos dari kematian beberapa kali.

Faktanya, kucing dapat bertahan hidup meskipun jatuh dari ketinggian berapapun. Namun, mitos tentang kucing yang memiliki sembilan nyawa itu tidak sepenuhnya benar.

Faktanya, bahwa kucing ternyata memiliki kemampuan refleks meluruskan tubuh di udara yang akan mendaratkan kakinya terlebih dahulu sebelum dia menyentuh tanah. Nah, sebab itulah kucing tidak terluka sedikitpun dan terhindar dari maut bila terjatuh dari jarak yang cukup tinggi.

Kucing Tidak Memiliki Bakteri Kotor di Tubuhnya

Ternyata kucing tidak memiliki bakteri kotor yang menempel di tubuhnya. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr. George Maqsud, dia mengatakan bahwa lidah kucing tidak mengandung kuman. Selain itu juga tubuhnya hanya sebagian kecil saja yang mengandung bakteri.

Hal tersebut dibuktikan dengan kucing yang tidak suka mandi. Lho bukannya bakteri lebih suka dengan hewan yang tidak suka mandi ya? Wah, hal itu sangatlah salah besar.

Kucing tidak suka dengan yang namanya mandi, sebab ia sadar kalau air merupakan tempat subur untuk pertumbuhan bakteri. Jadi, kucing tidak menyukai air karena menghindari perpindahan bakteri ke tubuhnya.

Faktanya air liur kucing mengandung zat anti kuman, sehingga hewan lucu ini biasanya membersihkan tubuhnya dengan cara menjilatinya.

Dapat meningkatkan kesehatan manusia

Kucing sering kali dianggap sebagai pembawa penyakit. Mulai dari jenis tokso, alergi, atau asma. Selain itu juga, katanya kucing dapat menyebabkan kemandulan, keguguran, dan cacat pada bayi sejak lahir.

Tetapi, itu semua tidak sepenuhnya benar. Sebab, penyakit-penyakit itu umumnya terbawa dari lingkungan ataupun makanan yang dikonsumsi. Sehingga, itu semua bukan salah dari kucing.

Namun, dari fakta tersebut, ternyata banyak juga manfaat kucing bagi manusia. Contohnya kucing dapat menghilangkan emosi yang berlebihan, depresi, kecemasan, bahkan juga dapat mengurangi resiko serangan jantung. Sehingga, sampai saat ini banyak dokter yang menyebutkan jika hewan berbulu lembut dan lucu ini sering digunakan untuk terapi penyembuhan suatu penyakit.

Nah, gimana para cat lovers, menarik bukan? Maka dari itu rawat baik-baik hewan lucu ini ya.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com