Connect with us

Visualisasi Data

Pengguna internet Indonesia terus tumbuh, terbanyak akses media sosial

Tahun 2019 angka pengguna internet akan tumbuh sebesar 12,6% atau sebanyak 107,2 juta pengguna.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.com – Pertumbuhan penggunaan internet di Indonesia terus naik. Jika pada 2017 ada sebanyak 84 juta, maka pada 2018 menurut data Statista naik sebesar 13,3% atau sebanyak 95,2 juta pengguna.

Pertumbuhan tahun-tahun selanjut diprediksi masih akan terus meningkat. Tahun 2019 angka pengguna internet akan tumbuh sebesar 12,6% atau sebanyak 107,2 juta pengguna.

Proyeksi pertumbuhan pada periode 2018-2023 sebesar 10,2% sehingga pada 2023 diproyeksikan pengguna internet Indonesia akan mencapai 150 juta.

Data Statista itu juga menyebutkan, akses internet di Indonesia kebanyakan digunakan untuk aktifitas di media sosial, dan Facebook menempati urutan pertama yang paling banyak dibuka. Menyusul kemudian perpesanan seluler.

Sumber: Katadata.co.id

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Visualisasi Data

Karhutla di NTT capai 108 ribu hektar, Sulut 768 hektar

Kebakaran hutan dan lahan terjadi hampir di semua provinsi.

Bagikan !

Published

on

data karhutla

ZONAUTARA.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus terjadi di hampir semua provinsi selang musim kemarau 2019. Berdasarkan karhutla monitoring sistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam periode 1 Januari hingga 19 September 2019 karhutla sudah mencapai 328.722 hektar.

Pantauan satelit Terra/Aqua (LAPN) titik panas (hotspot) >=80% mencapai 14.352 titik.

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi yang mengalami karhutla terluas sepanjang 2019, yakni mencapai 108 ribu ha atau sekitar 33% dari total kebakaran tahun ini.

Dalam peta NTT terlihat paling gelap dibanding dengan provinsi lainnya di peta. NTT yang sebelumnya bukan kontributor karhutla, pada tahun ini justru menjadi penyumbang terbesar kebakaran.

Sementara itu, provinsi dengan karhutla terbesar kedua adalah Riau, yakni mencapai 49 ribu ha dan ketiga adalah Kalimantan Tengah dengan luas 45 ribu ha.

Karhutla di provinsi Sulawesi Utara hingga pertengahan September telah mencapai 768 hektar.

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan berdampak terhadap kerusakan lingkungan, mengganggu kesehatan, serta aktivitas kehidupan masyarakat sehari-hari.

Asap yang ditimbulkan oleh kebakaran menurunkan kualitas udara di sekitar wilayah yang mengalami kebakaran maupun wilayah lainnya. Bahkan, asap kebakaran dirasakan juga hingga ke negara tetangga.

Sumber: Katadata.co.id

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com