Connect with us

Visualisasi Data

Indonesia urutan teratas produksi tuna, 20% total global

Jauh mengungguli Vietnam, Filipina dan Jepang.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.com – Indonesia mengungguli semua negara yang memproduksi tuna, tongkol dan cakalang (TTC) di dunia. Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), volume produksi TTC Indonesia pada 2017 mencapai 1,3 juta ton.

Angka produksi itu meningkat sebesar 5,25% dari 2016 yang sebesar 1,2 juta ton. Kontribusi produksi TTC Indonesia itu menyumbang 20,06% dari produksi TTC global.

Selain itu, volume produksi TTC Indonesia memiliki selisih yang cukup jauh dibandingkan dengan Vietnam yang menduduki posisi kedua. Volume produksi TTC Vietnam sebesar 483,4 ribu ton, selisih 856,7 ribu ton dari Indonesia. Negara selanjutnya yang memiliki volume produksi TTC terbesar terdapat di Ekuador sebesar 383,3 ribu ton, Filipina sebesar 376,3 ribu ton, dan Jepang sebesar 330,6 ribu ton.

Papua Nugini berada di peringkat keenam dengan volume produksi TTC sebesar 303,8 ribu ton. Korea Selatan dan Spanyol menyusul dengan volume produksi TTC masing-masing sebesar 293 ribu dan 274,6 ribu ton. Adapun total produksi TTC dunia mencapai 6,7 juta ton.

Sumber: Katadata.co.id

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Visualisasi Data

Karhutla di NTT capai 108 ribu hektar, Sulut 768 hektar

Kebakaran hutan dan lahan terjadi hampir di semua provinsi.

Bagikan !

Published

on

data karhutla

ZONAUTARA.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus terjadi di hampir semua provinsi selang musim kemarau 2019. Berdasarkan karhutla monitoring sistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam periode 1 Januari hingga 19 September 2019 karhutla sudah mencapai 328.722 hektar.

Pantauan satelit Terra/Aqua (LAPN) titik panas (hotspot) >=80% mencapai 14.352 titik.

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi yang mengalami karhutla terluas sepanjang 2019, yakni mencapai 108 ribu ha atau sekitar 33% dari total kebakaran tahun ini.

Dalam peta NTT terlihat paling gelap dibanding dengan provinsi lainnya di peta. NTT yang sebelumnya bukan kontributor karhutla, pada tahun ini justru menjadi penyumbang terbesar kebakaran.

Sementara itu, provinsi dengan karhutla terbesar kedua adalah Riau, yakni mencapai 49 ribu ha dan ketiga adalah Kalimantan Tengah dengan luas 45 ribu ha.

Karhutla di provinsi Sulawesi Utara hingga pertengahan September telah mencapai 768 hektar.

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan berdampak terhadap kerusakan lingkungan, mengganggu kesehatan, serta aktivitas kehidupan masyarakat sehari-hari.

Asap yang ditimbulkan oleh kebakaran menurunkan kualitas udara di sekitar wilayah yang mengalami kebakaran maupun wilayah lainnya. Bahkan, asap kebakaran dirasakan juga hingga ke negara tetangga.

Sumber: Katadata.co.id

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com