Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

Peluang ekspor mebel, produk kayu, dan rotan dari dalam negeri

Presiden ingin ada tindakan konkret dan policy dari kementerian yang memberikan dukungan terhadap peluang ini

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Ada peluang ekspor yang bisa dimanfaatkan untuk mebel, produk-produk kayu, dan rotan dari dalam negari. Demikian yang dikemukakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Terbatas tentang Peningkatan Ekspor Permebelan, Rotan dan Kayu, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/09/2019) sore.

Jokowi mengatakan bahwa sesuai informasi yang sangat detail dari World Bank bahwa sekarang ini mebel, produk kayu, dan rotan memiliki kesempatan besar untuk masuk ke pasar-pasar, terutama yang berkaitan dengan perang dagang.

Terkait hal ini, Presiden ingin ada tindakan-tindakan konkret dan policy dari kementerian yang memberikan dukungan terhadap peluang ini, sehingga apa yang diinginkan oleh para pengusaha utamanya di dunia mebel dan rotan nanti betul-betul bisa direalisasikan.

“Sekali lagi, ini berangkat dari informasi yang saya terima, dan saya kira kesempatan itu sangat besar sekali sekali dari pasar yang dulunya diisi oleh Tiongkok yang kemudian ditinggalkan karena perang dagang. Inilah yang menjadi kesempatan kita,” tegas Presiden Jokowi.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Ekonomi dan Bisnis

Sebentar lagi ponsel ilegal akan diblokir

Kementerian Kominfo akan mengumumkan minggu depan soal mekanisme pemblokiran.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com
Ilustrasi smartphone (Foto: Pexels.com/Jetshoots)

ZONAUTARA.COM – Bagi anda yang terlanjur membeli ponsel black market (BM) atau ilegal, bersiap-siap handphone anda tidak bisa digunakan untuk melakukan komunikasi.

Pemerintah sejauh ini telah melakukan ujicoba pemblokiran ponsel ilegal dengan dua metode dan melibatkan dua operator.

XL Axiata mengujicoba pemblokiran dengan menggunakan mekanisme blacklist (daftar hitam), sementara Telkomsel melakukan ujicoba dengan mekanisme whitelist (daftar putih).

Mekanisme blacklist akan memblokir akses telekomunikasi pada ponsel-ponsel dengan IMEI yang masuk daftar hitam.

Sementara mekanisme whitelist akan memberikan akses telekomunikasi hanya pada ponsel dengan IMEI terdaftar di basis data IMEI, SIBINA. Ponsel yang ada di luar daftar putih itu akan langsung terblokir.

Kedua metode ini tengah diuji untuk menentukan bagaimana mekanisme pemblokiran ponsel ilegal akan dilakukan. Aturan International Mobile Equipment Indonesia (IMEI) sendiri rencana berlaku pada 18 April 2020.

Sementara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan, akan mengumumkan sistem mana yang akan dipakai untuk memblokir ponsel ilegal.

Keputusan itu akan disampaikan pada pekan depan.

“Kalau IMEI, minggu ini kita akan putuskan bersama-sama dengan para pimpinan operator seluler, apa kita pakai sistem blacklist atau whitelist,” kata Menteri Kominfo, Johnny G. Plate di kantor Kemenkominfo, Jakarta, Rabu (26/2) kemarin.

Johnny tak membeberkan secara gamblang hasil uji coba IMEI yang dilakukan oleh dua operator yaitu XL Axiata dan Telkomsel beberapa waktu lalu.

Menyoal pengadaan alat pemblokiran IMEI, Kemenkominfo menyebut para operator seluler mampu menggelontorkan dana untuk pengadaan alat IMEI tersebut.

“Tidak ada masalah, operator seluler mampu mengadakan, semuanya terpusat di Kementerian Perindustrian. Sistemnya sudah ada di sana, pemerintah sudah siapkan,” tutur Johnny.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com