Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

Peluang ekspor mebel, produk kayu, dan rotan dari dalam negeri

Presiden ingin ada tindakan konkret dan policy dari kementerian yang memberikan dukungan terhadap peluang ini

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Ada peluang ekspor yang bisa dimanfaatkan untuk mebel, produk-produk kayu, dan rotan dari dalam negari. Demikian yang dikemukakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Terbatas tentang Peningkatan Ekspor Permebelan, Rotan dan Kayu, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/09/2019) sore.

Jokowi mengatakan bahwa sesuai informasi yang sangat detail dari World Bank bahwa sekarang ini mebel, produk kayu, dan rotan memiliki kesempatan besar untuk masuk ke pasar-pasar, terutama yang berkaitan dengan perang dagang.

Terkait hal ini, Presiden ingin ada tindakan-tindakan konkret dan policy dari kementerian yang memberikan dukungan terhadap peluang ini, sehingga apa yang diinginkan oleh para pengusaha utamanya di dunia mebel dan rotan nanti betul-betul bisa direalisasikan.

“Sekali lagi, ini berangkat dari informasi yang saya terima, dan saya kira kesempatan itu sangat besar sekali sekali dari pasar yang dulunya diisi oleh Tiongkok yang kemudian ditinggalkan karena perang dagang. Inilah yang menjadi kesempatan kita,” tegas Presiden Jokowi.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Ekonomi dan Bisnis

Harga rokok naik lagi mulai 1 Januari 2020

Kemenkeu ternyata telah lama melirik aturan terbaru mengenai perubahan tarif cukai rokok

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Harga rokok bakal naik akibat adanya kenaikan cukai. Pemerintah memutuskan menaikkan cukai rokok sebesar 23 persen, sehingga harga jual eceran rokok menjadi sebesar 35 persen.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati usai mengikuti rapat intern yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (13/09/2019) sore, mengatakan bahwa keputusan ini akan berlaku terhitung mulai 1 Januari 2020 mendatang.

“Kenaikan rata-rata secara total 23 persen untuk tarif cukai dan 35 persen dari harga jual akan kami tuangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan yang akan diberlakukan mulai 1 Januari 2020,” kata Sri Mulyani.

Kenaikan cukai rokok sebesar 23 persen itu, menurut Menkeu, juga dilakukan untuk menekan konsumsi, khususnya dari kalangan perempuan dan anak-anak remaja. Sri Mulyani mengungkapkan, adanya tren peningkatan konsumsi rokok dari kalangan perempuan menjadi 9 persen dari sebelumnya 7 persen, dan anak-anak remaja menjadi 4,8 persen dari sebelumnya 2,5 persen.

Selain itu, kenaikan cukai rokok sebesar 23 persen ini juga dimaksud untuk membasmi peredaran rokok ilegal atau rokok tanpa cukai yang dijual sangat murah.

“Kita semua sepakat menaikkan cukai rokok sebesar 23 persen,” jelas Menkeu mengutip hasil rapat intern itu.

Rapat tersebut dihadiri ole Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Dengan kenaikan cukai sebesar 23 persen itu, Menkeu Sri Mulyani Indrawati optimitis penerimaan cukai yang dalam RUU APBN Tahun Anggaran sebesar 2020 ditargetkan sebesar Rp179,2 triliun akan tercapai.

zonautara.com
Cukai rokok naik lagi.(Infografis: zonautara.com/Rahadih Gedoan)

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ternyata telah lama melirik aturan terbaru mengenai perubahan tarif cukai rokok. Ketika itu Menkeu Sri Mulyani Indrawati saat konferensi pers di Aula Djuanda, 22 Agustus 2016, menegaskan bahwa Kemenkeu akan melakukan kajian mengenai kebijakan atas harga jual eceran maupun cukai rokok.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com