Connect with us

CARI TAHU

2 aplikasi andriod ini sebaiknya dihapus dari handphone anda

Saat dijalankan bisa merekam suara di sekitar pengguna.

Bagikan !

Published

on

adware android
Ilustrasi (Pixabay.com)

ZONAUTARA.com – Pernah merasa bahwa iklan begitu menganggu saat sedang menggunakan aplikasi berbasis android di handphone anda? Sebaiknya segera periksa apakah dua aplikasi berikut terinstall di system handphone anda.

Kedua aplikasi tersebut akan menjalankan iklan pop up yang memberi penghasilan uang bagi pengembangnya setiap kali iklan di klik. Bahkan bagi pengguna yang mencoba menutup pop iklan itu, adware yang telah jalan itu akan terus berjalan di latar belakang.

Pihak Google Playstore memang telah menghapus kedua aplikasi yang telah diunduh sampai 1,5 juta kali itu. Tapi mungkin keduanya masih terinstall dan sering anda pakai.

Kedua aplikasi itu adalah Sun Pro Beauty Camera dan Funny Sweet Beauty Camera. Dari hasil telusur para peneliti di Wandera, kedua aplikasi bahkan dilengkapi dengan sejumlah kode yang menggangu perilaku pengguna.

Kedua aplikasi bahkan bisa merekam audio dan menggunakan mikrofon untuk mendengarkan apa saja suara yang tertangkap di sekitar pengguna.

Sejak tersedia di Play Store pada September 2017, Sun Pro Beauty Camera telah diunduh lebih dari satu juta kali. Sementara Funny Sweet Beauty Camera yang dirilis pada Juli tahun lalu bahkan diunduh sampai 500 ribu kali hanya dalam dua bulan.

Kedua aplikasi ini diterbitkan oleh pengembang resmi, tetapi dapat melewati pemeriksaan keamanan Google.

Sumber: Suara.com

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

CARI TAHU

Sudah rindu nge-mal dan nongkrong di kafe? Ini aturannya saat New Normal

Semuanya harus dijalankan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi dari Pexels.com

ZONAUTARA.com – Masa karantina berbulan-bulan membuat kita lupa bagaimana rasanya jalan-jalan di mal dan nongkrong di kafe bersama teman-teman.

Nah, kini pemerintah tengah menyiapkan New Normal agar warga bisa beraktifitas kembali tapi dengan mematuhi aturan atau protokol penanganan covid-19.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengeluarkan aturan tentang pedoman tatanan normal baru (New Normal) produktif dan aman Coronavirus Disease 2019.

Di dalamnya mengatur protokol kegiatan untuk toko dan pusat komersial seperti pusat perbelanjaan, butik, supermarket, dan bank yang harus menetapkan jumlah maksimum orang yang bisa memasuki tempat tersebut.

Pusat perbelanjaan juga harus gencar-gencarnya mensosialisasikan transaksi online dan metode pembayaran tanpa uang tunai (cashless).

Pengelola mal harus membatasi jumlah orang yang masuk lift dan harus mulai memperbanyak mesin penjual makanan/minuman otomatis daripada mengoperasikan kafetaria. Hal tersebut bertujuan untuk untuk mengurangi kontak langsung.

Menerapkan aturan jarak fisik, dan semua fasilitas berjarak satu meter dan lebih disarankan dua meter. Dan juga tetap dilakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Selain pusat perbelanjaan, salon dan spa juga sudah diijinkan beroperasi. Tetapi para pegawai harus menggunakan masker dan sarung tangan. Harus sering-sering mencuci tangan dan membersihkan alat-alat mereka dengan cairan disinfektan.

Penerapan aturan juga berlaku untuk restorant dan kafe, dimana sesuai surat yang ditandatangani oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, pengunjung maksimal 40% dari jumlah kunjungan saat kondisi normal, dan jumlah para pengunjung harus dibatasi.

Pemeriksaan kontrol ketat di setiap pintu masuk dan keluar untuk mencegah terjadinya kerumunan sesuai dengan protokol kesehatan.

Pengelola dan pegawai atau petugas juga harus negatif COVID-19 berdasarkan bukti hasil tes PCR/Rapid yang dilakukan pemilik atau dinas kesehatan setempat. Selain itu menggunakan masker, face shield dan sarung tangan selama beraktivitas.

Editor: Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com