Connect with us

EDITOR'S PICK

Puan: “DPR tidak antikritik”

Dari 575 anggota DPR RI itu, ada 118 dari kalangan perempuan.

Bagikan !

Published

on

Puan Maharani
Puan Maharani (Foto: Istimewa)

ZONAUTARA.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani meyakinkan rakyat bahwa DPR yang akan dipimpinnya selama 2019-2014 tidak antikritik.

Penegasan itu disampaikan Puan saat menyampaikan pidato dalam rapat paripurna kedua DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Selasa (1/10/2019).

Walau tidak antikritik, namun Puan meminta kepada masyarakat untuk tidak berasumsi dulu terhadap tugas-tugas DPR RI, sebelum melihatnya secara objektif.

“Kita tidak anti-kritik, tetapi diharapkan masyarakat tidak mudah terjebak pada penilaian yang bersifat apriori terhadap pelaksanaan tugas-tugas DPR dan dapat bersikap objektif dalam menilai kinerja kita semua,” kata Puan.

Puan juga menyatakan bahwa Gedung DPR RI merupakan rumah rakyat yang akan selalu terbuka dengan aspirasi yang disampaikan oleh rakyat.

Perempuan Pertama

Puan Maharani terpilih sebagai Ketua DPR RI untuk periode 2019-2024. Puan merupakan perempuan pertama di Indonesia yang menjabat Ketua DPR RI.

Putri Megawati Soekarnoputri ini sebelumnya menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dalam Kabinet Jokowi-Jusuf Kalla. Puan mengundurkan diri dari jabatan Menteri sebelum masa tugas selesai.

Puan juga merupakan ketua fraksi PDI Perjuangan di DPR RI pada periode 2009-2014. Posisinya di PDI Perjuangan punya peranan penting.

Brigitta Lasut
Hillary Brigitta Lasut (Dokumen pribadi)

Sebanyak 575 anggota DPR RI telah dilantik dan akan menunaikan tugasnya selama lima tahun kedepan sebagai penyambung aspirasi rakyat.

Dari 575 anggota DPR RI itu, ada 118 dari kalangan perempuan. Ini merupakan peningkatan pesat dari hanya 97 perempuan pada periode lalu.

Salah satu anggota DPR RI perempuan yang menarik perhatian adalah Hillary Brigitta Lasut, politisi termuda yang baru berusia 23 tahun asal Sulawesi Utara dari Partai Nasdem.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Advertisement
8 Comments

8 Comments

  1. Pingback: backlinks

  2. Pingback: Penis Enlargement Bible

  3. Pingback: frete cegonha preco

  4. Pingback: 카지노사이트

  5. Pingback: ww88

  6. Pingback: enlightened marketing

  7. Pingback: Website

  8. Pingback: xe88 apk

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HEADLINE

Dugaan korupsi Rp16 triliun di ASABRI

BPK telah melakukan proses pengumpulan informasi dan data.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menaksir ada kerugian negara yang mencapai di kisaran Rp10 – Rp16 triliun di tubuh PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata (ASABRI).

Dugaan itu setelah BPK melakukan proses pengumpulan informasi dan data terkait dugaan korupsi di PT ASABRI.

ASABRI adalah perusahaan asuransi jiwa bersifat sosial yang diselenggarakan secara wajib berdasarkan undang-undang dan memberikan perlindungan finansial untuk kepentingan prajurit TNI, anggota Polri dan PNS Kemhan/ Polri.

“Sekarang masih dalam proses pengumpulan data dan informasi yang diperkirakan potensi kerugian Rp10 sampai Rp16 triliun,” ujar Anggota BPK Harry Azhar Azis, Rabu (15/1/2020), dikutip dari CNN Indonesia.

Azis menambahkan pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna menindaklanjuti dugaan korupsi ini.

“Ya, kita akan berkoordinasi dengan Kejagung dan KPK,” kata Azis.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menuturkan bahwa pihaknya akan berkomunikasi lebih dalam untuk membahas dugaan korupsi ini dengan BPK pada Kamis (6/1).

“Kami sudah koordinasi dengan BPK. Masih menunggu hasil audit dari BPK yang rencananya akan disampaikan pada kamis besok. Kami sudah berkoordinasi secara intens untuk menangani perkara ini,” ucap Ghufron.

Editor: Ronny A. Buol

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com