Connect with us

Hukum dan Kriminal

KPK kembali tangkap tangan bupati

Bupati Lampung Utara ditangkap bersama tiga orang lainnya.

Bagikan !

Published

on

zonasulut.com

ZONAUTARA.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini yang ditangkap adalah Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara.

Bersama bupati, tim KPK juga mengamankan tiga orang lainnya pada Minggu (6/10/2019). Bersama mereka diamankan sejumlah uang.

“Barang bukti uang sedang dihitung jumlahnya,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam keterangan pers, Minggu malam.

Adapun tiga orang lainnya yang diamankan berasal dari unsur kepala dinas dan satu orang perantara.

Menurut Laode, KPK menduga ada penyerahan sejumlah uang yang diperuntukkan bagi bupati untuk urusan proyek di Dinas Pekerjaan Umum atau Koperindag di Kabupaten Lampung Utara.

“Tim telah menyegel sejumlah benda dan lokasi untuk pengamanan awal,” tutur Laode.

KPK akan menentukan status hukum dari pihak-pihak yang diamankan dalam waktu 1X24 jam. Adapun hasil OTT akan disampaikan secara rinci pada Senin (7/10/2019).

“Sebagaimana hukum acara yang berlaku, maka KPK akan memproses lebih lanjut pihak yang diamankan tersebut. Direncanakan pihak yang diperlukan akan dibawa ke Jakarta,” kata Laode.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Hukum dan Kriminal

Dua remaja pelaku pengeroyokan di Taratara diamankan Polisi

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Tim Resmob dan Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resor (Polres) Tomohon mengamankan dua remaja lelaki yang diduga melakukan penganiayaan secara bersama-sama di Kelurahan Taratara, Kecamatan Tomohon Barat, sekitar pukul, Rabu (20/11/2019) malam.

Dua remaja tersebut, yakni AMN alias Andre (17) dan AM alias Ansel (15), keduanya warga Kelurahan Taratara, diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban Rivo, warga Kelurahan Woloan Satu Utara.

Tim Resmob yang dipimpin Bripka Bima Pusung dan URC Totosik yang dikomandani Bripka Yanny Watung yang mendapatkan informasi dari warga tersebut langsung bergerak menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pengembangan.

Kapolres Tomohon melalui Kasat Reskrim Iptu Yulianus Samberi mengatakan, setelah menerima info, pihaknya langsung melakukan pengembangan di lokasi kejadian dan mengejar para terduga pelaku.

“Saat ditelusuri ternyata benar ada terjadi penganiayaan secara bersama-sama, kemudian tim langsung mencari informasi di TKP dan mengamankan dua terduga pelaku penganiayaan,” ujarnya.

Dari hasil interogasi, kata Samberi, pengeroyokan tersebut berawal saat tersangka Ansel yang menggunakan profil pacarnya menghubungi korban melalui aplikasi WhatsApp dan meminta menjemputnya di daerah pesona alam.

Usai berkomunikasi dengan korban, pelaku Ansel kemudian memanggil rekannya pelaku Andre untuk menemaninya bertemu dengan korban.

“Saat korban berada di lokasi, lelaki Ansel mengambil sebatang kayu dan menghadang korban kemudian memukul korban dengan sebatang kayu yang mengena di bagian wajah korban lalu, lelaki Andre memukul korban di wajah. Korban lalu mencoba lari namun korban terjatuh di saluran irigasi, namun lelaki Andre mengejar korban dan sempat memukul hingga menendang korban,” jelasnya.

Dia menambahkan, saat itu lelaki Andre memegang pisau di tangan kirinya, namun dirampas oleh lelaki Ansel agar tidak digunakan.

Menurut dia, saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Mapolsek Tomohon tengah bersama barang bukti untuk diproses hukum.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading
Advertisement

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com