Connect with us

Zona Wakil Rakyat

Komisi I bakal panggil KPU-Bawaslu terkait anggaran Pemilukada

Hearing akan dilakukan dalam waktu dekat.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com– Komisi I bidang Pemerintahan dan Hukum akan segera menjadwalkan agenda rapat dengar pendapat atau hearing dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulut.

Hal ini diungkapkan oleh anggota Komisi I Arthur Anthonius Kotambunan, Senin (7/10/2019). Legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini mengatakan, sebagai mitra kerja KPU dan Bawaslu, maka pihaknya akan memaksimalkan pengawasan, terutama pemanfaatan anggaran.

“Akan ada agenda hearing dengan penyelenggara Pilkada dalam waktu dekat ini,” tegas Kotambunan.

Arthur juga menyatakan, penyelenggara Pilkada terutama KPU agar tidak terlalu khawatir apalagi pesimis soal alokasi anggaran yang dihibahkan saat ini.

“Pemerintah baik provinsi maupun kabupaten dan kota tetap memiliki semangat yang sama untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada. Saya sangat meyakini pemerintah akan mengkaji dan melihat sesuai kebutuhan, dana yang dihibahkan jika masih kurang tahun ini tentunya akan ditambah,” ujarnya.

Legislator dapil Kota Manado ini berharap agar KPU, baik provinsi maupun kabupaten dan kota memanfaatkan anggaran tersebut secara maksimal, seberapapun yang telah dihibahkan.

“Akan ada patokan atau dasar penggunaan anggaran pada pelaksanaan pemilihan sebelumnya,” tutupnya. (K-02)

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Zona Wakil Rakyat

Formasi CPNS Sulut 519 Orang, Guru untuk daerah kepulauan

Penerimaan CPNS akan dibuka akhir Oktober 2019.

Bagikan !

Published

on

Komisi I saat berkunjung ke Kemenpan-RB, pekan lalu

Manado, ZONAUTARA.com – Berdasarkan hasil kunjungan kerja Komisi I bidang Pemerintahan dan Hukum DPRD Sulawesi Utara di Kemenpan dan Reformasi Birokrasi, rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019 akan dibuka di pekan ke tiga atau ke empat, bulan Oktober ini.

Untuk jatah formasi, menurut Ketua Komisi I, Vonny Paat adalah sebanyak 519. Dengan rincian tenaga kesehatan sebanyak 34, tenaga pendidikan 425 orang dan tenaga teknis 60 orang.

“Untuk tenaga teknis, kualifikasi yang dibutuhkan adalah pangan, lingkungan, pengelolaan, aset serta Pekerjaan Umum (PU),” ungkap Paat, Minggu (20/10/2019) malam.

Untuk tenaga kesehatan yang dibutuhkan, menurut Paat adalah dokter dan perawat.

“Sedangkan untuk tenaga guru akan disebar di sekolah SMA dan SMK terutama di wilayah kepulauan yang nantinya akan diatur oleh BKD masing-masing daerah,” ungkap Paat.

Sementara untuk P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), menurut Paat belum akan ada penambahan di tahun ini.

“Jika ada seleksi, akan sama dengan seleksi CPNS, meski passing grade-nya berbeda atau diturunkan. Untuk seleksi nanti, berdasarkan tes kompetensi dasar. Yakni Wawasan Kebangsaan, Intelegensia Umum, Kepribadian dan selanjutnya passing grade,” terang Paat lagi.

Kamis (17/10/2019) pekan lalu, Paat bersama para personel komisi I, di antaranya Arthur Kotambunan, Winsulangi Salindeho, Imelda N Rewah, Muslimah Mongilong dan Johny Panambunan mendatangi kantor KemenPAN-RB mengkonsultasikan seleksi CPNS 2019 untuk Sulut. (K-02)

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

Baca Juga

<

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com