Connect with us

ZONA DAERAH

Taruna Sekolah Tinggi Transportasi Darat magang di Tomohon

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Sebanyak 10 orang Taruna-Taruni Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Kementerian Perhubungan RI bakal melakukan magang di Kota Tomohon.

Para Taruna yang merupakan peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) Prodi D-3 LLAJ ini diterima Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) Harold V. Lolowang didampingi Asisten Kesejahteraan Rakyat ODS Mandagi, Kepala Dinas Perhubungan Daerah Kota Tomohon Hengky Supit, di ruang rapat Wali Kota Tomohon, Senin (14/10/2019).

Kepala Dewan Pertimbangan Sekolah Tinggi Transportasi Darat Tonny Koraah yang turut mendampingi para Taruna mengatakan, kegiatan magang tersebut merupakan salah satu upaya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang Perhubungan Darat.

Dia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu pemenuhan program Dinas Perhubungan Kota Tomohon yang sinergi dengan kalender akademik program studi diploma LLAJ STTD, yaitu pelaksanaan pola kerjasama antara STTD dan Pemkot Tomohon tentang peningkatan pembangunan di Kota Tomohon melalui tridarma STTD.

“Selain itu juga ini bentuk kerja sama pemenuhan kebutuhan SDM bidang perhubungan darat melalui  pelaksanaan PKL Taruna/i di program studi Diploma LLAJ, STTD tahun ajaran 2019/2020 di Kota Tomohon,” ujarnya.

Menurut dia, ada sejumlah sasaran yang ingin dicapai. Pertama, terciptanya sinergitas dan kerjasama yang saling mendukung antara Pemerintah Daerah, dalam hal ini Pemkot Tomohon dengan Perguruan Tinggi STTD, dalam hal pembangunan SDM bidang Perhubungan Darat.

“Kedua, diharapkan melalui kegiatan PKL Taruna/i Program Studi Diploma LLAJ, STTD, dapat memberikan sumbangsih data dan kajian tentang perencanaan manajemen transportasi darat di Kota Tomohon,” katanya.

Sementara itu, Sekkot Lolowang mengucapkan selamat datang kepada para peserta magang STTD tersebut.

“Semoga kerjasama ini bisa terus terbangun dengan baik, dan semoga PKL yang dilakukan para Taruna-Taruni di Kota Tomohon bisa lancar dan berguna dalam kelanjutan pendidikan nanti,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Sulut

Ini asal daerah 17 kasus baru corona di Sulut pada 5 Juli

Total kasus positif di Sulut secara akumulatif mencapai 1208 kasus.

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi dari Shutterstock

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satgas Covid-19 Sulawesi Utara kembali melakukan update terkait perkembangan terkini epidemiologi covid-19.

Dari rilis yang dikirimkan oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel, hari ini, Minggu (5/7/2020), di Sulawesi Utara ada penambahan sebanyak 17 kasus baru.

Update data ini berbeda dengan pengumuman yang disampaikan lebih dulu oleh Gugus Tugas Pemerintah Pusat yang menyebut ada 16 kasus baru positif.

Bertambahnya 17 kasus baru tersebut, kini secara akumulatif kasus positif terkonfirmasi di Sulut sudah mencapai 1.208 kasus.

“Adapun 17 kasus baru positif hari ini berasal dari daerah Manado sebanyak 10 kasus, Minahasa Utara ada tiga kasus, Minahasa dua kasus, Bitung dan Minahasa Selatan masing-masing ada satu kasus,” tulis Dandel.

Lihat detil 17 kasus baru corona Sulut pada 5 Juli

Setiap hari Kota Manado nyaris melaporkan adanya kasus baru. Kini ibukota provinsi Sulut tersebut menjadi daerah dengan kasus tertinggi virus corona di Sulut.

Selain Manado, daerah lain yang punya kasus positif yang cukup tinggi adalah Tomohon, Minahasa dan Minahasa Utara.

“Untuk ODP hari ini ada 241 dan PDP sebanyak 284 ,” tambah Dandel.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com