Connect with us

Politik dan Pemerintahan

Fahri Hamzah heran dengan OTT KPK

Dalam dua hari KPK melakukan 3 OTT terhadap pejabat.

Bagikan !

Published

on

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah (Suara.com/Ria Rizki)

ZONAUTARA.com – Politikus Fahri Hamzah menyatakan keheranannya dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dua hari berturut-turut ini.

Mantan Wakil Ketua MPR itu mengungkapkan cuitannya melalui akun Twitternya, “Saya geleng-geleng kepala melihat KPK“, tulis Fahri pada Kamis (17/10/2019).

Fahri malah menyertakan kalimat Albert Einstein dalam cuitan itu. “Kegilaan adalah mengerjakan sesuatu dengan cara yang sama berulang-ulang lalu mengharapkan hasil yang berbeda,” kutip Fahri.

KPK pada Selasa (15/10) dan Rabu (16/10) melakukan tiga kali OTT. Adapun yang terjaring OTT kali ini adalah Bupati Indramayu, Supendi, Kepala Balai Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XII Refly Ruddy Tangkere dan terakhir Walikota Medan, Dzulmi Eldin.

KPK juga mengamankankan sejumlah orang dan barang bukti dari ketiga OTT itu. Saat ini Walikota Medan Dzulmi Eldin sudah ditahan dalam kasus dugaan penerimaan suap proyek dan jabatan senilai Rp 200 juta.

Pada Oktober ini, KPK juga melakukan OTT terhadap Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara.

Undang-undang KPK hasil revisi sudah disahkan dan akan berlaku sejak 19 Oktober 2019 nanti. Banyak pihak, termasuk internal KPK sendiri beranggapan, berlakunya Undang-undang baru itu akan melemahkan KPK termasuk dalam OTT.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HEADLINE

OTT KPK pertama di 2020, Bupati Sidoarjo terjaring

Diduga terkait kasus proyek pengadaan barang dan jasa.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Ini merupakan OTT pertama kali di tahun 2020.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah terjaring OTT di Pendopo Sidoarjo pada Selasa (7/1/2020). Kini Saiful sudah dibawah di Gedung KPK di Jakarta, Rabu (8/1/).

“KPK telah mengamankan seorang kepala daerah dan beberapa pihak lainnya di kabupaten Sidoarjo Jawa Timur,” kata Ketua KPK Firli Bahuri saat dimintai konfirmasi, Selasa (7/1/2020).

Bersama Saiful, turut diamankan tiga orang lainnya, dua laki-laki dan satu perempuan.

Sebelum dibawa ke Jakarta, Saiful diperiksa di Mapolda Jatim selama enam jam. Kasus OTT Saiful diduga berkaitan dengan proyek pengadaan barang dan jasa di Pemkab Sidoarjo.

Saiful telah menjabat dua periode sebagai Bupati dan sebagai Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Sidoarjo.

Kepada wartawan, Saiful menyatakan tidak tahu menahu mengapa dirinya terjaring OTT KPK.

Tim KPK membawa serta beberapa koper yang diduga berisi barang bukti dokumen terkait kasus Saiful.

Editor: Ronny A. Buol

Bagikan !
Continue Reading
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com