Connect with us

ZONA DAERAH

Kunjungi Kejari Tomohon, ini yang ditinjau Kemenpan-RB

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.comTim verifikator Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), mengunjungi Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon, Selasa (5/11/2019).

Dalam kunjungan tersebut, Tim Kemenpan-RB, yakni Canggih Hangga Wicaksono dan Nisa Nurrela turut didampingi Kasubag Penyusunan Program dan Penguatan RB pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Bambang Setiawan dan diterima langsung oleh Kepala Kejari (Kajari) Tomohon Edy Winarko.

Winarko melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Wilke H Rabeta mengatakan,
tujuan kunjungan perwakilan Kemenpan-RB tersebut adalah untuk melakukan penilaian lapangan terhadap 6 area perubahan tercapainya Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan inovasi-inovasi, serta pelayanan publik yang ada pada Kejari Tomohon.

“Tim Kemenpan-RB melihat kondisi ruangan tiap-tiap bidang Kejari Tomohon, Gedung Serbaguna Adhyaksa yang menyimpan barang bukti, arsip, pelayanan tilang dan aplikasi yang digunakan digunakan, serta inovasi-inovasi yang dilakukan oleh Kejari Tomohon,” ujar Wilke.

Diketahui, Kejari Tomohon dinominasikan sebagai Kejaksaan yang masuk dalam Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi.

Hal ini pun menuntut Kejari Tomohon untuk terus berbenah baik dalam hal pelayanan maupun kinerja.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Bolmong Raya

Tahun 2020, 11 desa maju dan 85 desa berkembang di Bolmut

Published

on

Pelaksanaan kegiatan dana desa dengan padat karya tunai di Kabupaten Bolmut. (Foto Dinas PMD Bolmut)

BOROKO, ZONAUTARA.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bolmong Utara (Bolmut) merilis rekapitulasi perkembangan status desa di Kabupaten Bolmut tahun 2020, berdasarkan hasil survei Indeks Desa Membangun (IDM).

Dimana tahun 2020 ini ada 11 desa kategori desa maju, 85 desa masuk kategori desa berkembang dan 10 desa tertinggal, dari jumlah 106 desa di Kabupaten Bolmut. 

Kepala Dinas (Kadis) PMD Bolmut Fadly Usup mengatakan data tersebut merupakan data terbaru.

“Survei dilakukan pada 106 desa dengan kuesioner sejumlah 719 pertanyaan,” ungkapnya.

Survei dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan dibantu oleh pendamping desa.

“Dan yang mengisi kuesioner tersebut adalah pemerintah desa. Survei ini ini berdasarkan amanat Permendes nomor 2 tahun 2016, “tutur mantan Camat Bolangitang Barat ini.

Usup mengharapkan untuk desa tertinggal harus bisa menjadi desa berkembang, berkembang menjadi maju dan yang maju harus jadi mandiri.

“Atau bisa saja dari tertinggal jadi maju dan ada juga maju jadi tertinggal,” ungkapnya saat ditanya bagaimana desa-desa tersebut kedepannya.

Disinggung apakah baik desa maju dan berkembang disebabkan karena dana desa, dirinya mengiyakan karena pembangunan yang dianggarakan melalui APBDes dan pembangunan yang di anggarakan oleh Pemda.

“Termasuk bagaimana akses ke sekolah, pasar, toko, tempat ibadah, gotong royong, lingkungan, tanggap bencana dan banyak variable yang dinilai,” tuturnya.

Data status desa di Kabupaten Bolmong Utara dalam tiga tahun terakhir.

Tahun 2017
Desa maju : 5
Desa Berkembang : 45
Desa Tertinggal : 48
Desa Sangat Tertinggal : 8

Tahun 2019
Desa Maju : 5
Desa Berkembang : 76
Desa Tertinggal : 48
Desa Sangat Tertinggal : 0

Tahun 2020
Desa Maju : 11
Desa Berkembang : 85
Desa Tertinggal : 10
Desa Sangat Tertinggal : 0 

(FM)

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com