Connect with us

OPINI

Pertumbuhan Ekonomi Daerah merosot, Pemprov Sulut berkacalah!

Bila melihat tren penurunan sejak triwulan I, maka triwulan IV diperkirakan tumbuh di bawah capaian 2018 yang sebesar 6,10 persen.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Berkaca sinonim dengan kata becermin. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata becermin memiliki makna kiasan, yaitu (1) mengambil pelajaran (contoh, teladan) kepada: kita dapat ~ pada pengalaman-pengalaman masa lalu; (2) memeriksa dengan teliti; meneliti: jika tiap orang mau ~ dalam hati sendiri, pasti diketahuinya bahwa dirinya pun tidak bersih dari cacat dan cela.

Berkaca atau becermin dalam makna kiasan itu sepertinya harus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) mengingat Pertumbuhan Ekonomi Sulut selama dua tahun terakhir (2018-2019) terpantau terus merosot.

Bila melihat perbandingan year on year (y on y) sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, ekonomi daerah pada tahun 2015 tumbuh 6,12 persen; tahun 2016 naik sedikit ke posisi 6,17 persen; lalu tahun 2017 naik tajam sebesar 6,32 persen; dan tahun 2018 merosot jauh pada posisi 6,01 persen.

Tahun 2019 sekalipun belum berakhir, namun pertumbuhan ekonomi daerah dapat dilihat dari capaian masing-masing triwulan. Berdasarkan data BPS Sulut, ekonomi daerah pada triwulan I tahun 2019 tercatat tumbuh 6,59 persen. Namun capaian tersebut turun 0,09 persen bila dibandingkan secara y on y dengan periode yang sama tahun 2018 yang sebesar 6,68 persen.

Sedangkan triwulan II tahun 2019 tumbuh lebih rendah dari posisi triwulan I, yaitu 5,49 persen. Capaian itu turun 0,34 bila dibandingkan secara y on y dengan periode yang sama tahun 2018 yang sebesar 5,83 persen. Ekonomi Sulut pada triwulan III tahun 2019 tumbuh hanya 5,20 persen. Capaian tersebut juga turun 0,46 persen bila dibandingkan secara y on y dengan periode yang sama tahun 2018 yang sebesar 5,66.

Kita belum tahu hasil akhir pada triwulan IV tahun 2019, tapi bila melihat tren penurunan sejak triwulan I, maka triwulan IV diperkirakan tumbuh di bawah capaian 2018 yang sebesar 6,10 persen.

zonautara.com
Pertumbuhan Ekonomi Sulut Triwulanan.(Image: BPS Sulut)

Kebanggaan Semu

Selama ini kita dibuai oleh capaian Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur-Wakil Gubernur Sulut Olly Dondokambey-Steven Kandou (OD-SK) ketika berhasil mendatangkan banyak wisatawan dari Tiongkok. Namun capaian tersebut ternyata hanyalah kebanggaan semu.

OD-SK dan kroni-kroninya tak pernah membeberkan informasi kepada publik mengenai multiplier effect mana yang terdampak capaian pertumbuhan sektor pariwisata, terutama akibat melonjaknya arus kedatangan wisatawan Tiongkok.

Bila ada klaim pertumbuhan pariwisata daerah telah membantu ekonomi warga Sulut maka dapat ditepis dengan pertanyaan sarkastik: ekonomi mana dan warga siapa yang terbantu? Buktinya pertumbuhan ekonomi Sulut mulai terseok-seok.

Untuk membenahi kemerosotan ekonomi Sulut ini, barangkali sebagai langkah awal, adalah perlu mengatakan, “Pemprov, berkacalah!”

Bagikan !
Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Catatan akhir tahun: Harapan 2020 jadi lebih baik

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

OPINI

Catatan akhir tahun: Harapan 2020 jadi lebih baik

Di tahun 2019 Provinsi Sulut mencatat pertumbuhan ekonomi yang tidak terbilang bagus.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com – Mengurus Sulawesi Utara (Sulut) ternyata tak segampang janji kampanye kandidat saat pesta demokrasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada). Sejumlah hal yang menjadi sorotan di antaranya data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut mengenai Indeks Demokrasi Indonesia Provinsi Sulut yang terus menurun sejak 2014.

zonautara.com
Infografik: flourish.studio/Rahadih Gedoan

Pitres Sombowadile, seorang pemerhati sosial politik Sulut, menyoroti persoalan ini. Menurutnya, meski tahun 2018 agak membaik dari tahun-tahun sebelumnya, tapi penurunan ini adalah rekor buruk yang mesti diurus.

Tiga Aspek ukuran penentu indeks pada tahun 2015 menukik, kata Pitres, yaitu aspek Kebebasan Sipil, Aspek Hak-Hak Politik dan Aspek Lembaga Demokrasi. Meski demikian variabel Kebebasan Berkumpul dan Berserikat nyata membaik dibanding tahun 2014, kecuali pada tahun 2017.

zonautara.com
Perkembangan Beberapa Variabel di Sulawesi Utara, 2014-2018.(Infografik: flourish.studio/Rahadih Gedoan)

“Untuk Variable kebebasan Berpendapat anjlok sejak tahun 2015 meski kemudian agak membaik di tahun 2016-2018. Variabel Kebebasan Berkeyakinan juga turun meski pada tahun 2016-2017 justru lebih baik dibanding kondisi tahun 2014,” jelasnya.

Kenangan 2019 yang akan berakhir dan harapan 2020 jadi lebih baik

Di tahun 2019 Provinsi Sulut mencatat pertumbuhan ekonomi yang tidak terbilang bagus. Malah selang dua tahun terakhir Sulut punya catatan yang menyedihkan, yang perlu diseriusi semua kalangan.

Baca: Pertumbuhan Ekonomi Daerah merosot, Pemprov Sulut berkacalah!

Banyak hal yang perlu dibenahi Pemerintah Provinsi Sulut beserta semua stakeholder pembangunan daerah. Lepas dari wanprestasi yang digapai, tahun 2019 akan berakhir.

Tahun 2020 bagi daerah Sulut meruapakan tahun politik. Momentum tersebut akan berimbas pada banyak sektor pembangunan. Jauhkanlah ego-ego sektoral, lalu berharap tahun 2020 akan jadi lebih baik.

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com