Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

Wamendag Jerry sosialisasikan perundingan perdagangan internasional

Kemendag dorong perwakilan perdagangan di luar negeri memberikan informasi dan asistensi bagi para UKM lokal agar dapat menembus pasar global.

Bagikan !

Published

on

zonautara.com

ZONAUTARA.com -Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga saat kunjungan ke Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (13/12/2019), memanfaatkan waktu dengan bertemu dan bersosialisasi dengan perangkat daerah dan masyarakat Manado, serta memberikan pemahaman terkait perundingan perdagangan internasional yang menjadi amanat Presiden Joko Widodo.

Ajang sosialisasi yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Pemkot Manado ini sekaligus dijadikan Wamendag Jerry kesempatan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, pedagang, dan perangkat pemerintahan daerah terkait dengan sektor perdagangan di Manado, khususnya terkait potensi dan strategi Usaha Kecil Menengah (UKM) menembus pasar ekspor.

zonautara.com
Wamendag Jerry Sambuaga (kuning) sosialisasikan perundingan perdagangan internasional di Pemkot Manado.(Image: Biro Humas Kemendag)

Menurut Jerry, UKM berorientasi ekspor harus fokus memproduksi barang yang memiliki nilai tambah, mengkreasikan narasi unik untuk mendukung merek produk yang dihasilkan, serta menjaga konsistensi kualitas produknya.

“Kemendag akan terus mendorong perwakilan perdagangan di luar negeri memberikan informasi dan asistensi bagi para UKM lokal agar dapat menembus pasar global. Selain itu, penyederhanaan izin ekspor juga akan dilakukan sebagai bukti keberpihakan pemerintah dalam meningkatkan ekspor,” jelas Wamendag Jerry.

Wamendag Jerry mengungkapkan berbagai potensi dan tantangan perjanjian perdagangan internasional, serta alah satu perundingan yang diprioritaskan selesai pada 2020, yaitu Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership (IEU-CEPA).

Dalam IEU-CEPA, ada banyak produk yang tercakup dalam kerangka kerja sama perdagangan dengan jangkauan pasar yang luas, sehingga diharapkan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional maupun daerah, termasuk Sulut.

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Ekonomi dan Bisnis

Miliarder bertambah, ketimpangan dengan si miskin semakin tinggi

Ada 2.153 miliarder di seluruh dunia yang kekayaannya setara 4,6 penduduk termiskin.

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi. (Pixabay.com)

ZONAUTARA.COM – Laporan lembaga nirlaba asal Inggris, Oxfam, menyebutkan, jumlah miliarder dari seluruh dunia semakin bertambah. Mengutip laporan Forbes dan Bank Swiss Credit Suisse, saat ini tercatat 2.153 miliarder di seluruh dunia.

Ironinya, kekayaan yang dimiliki para miliarder itu semakin membuka jurang ketimpangan dengan penduduk miskin. Kekayaan 22 miliarder dari daftar itu saja sudah lebih banyak dari harta apa saja yang dimiliki seluruh wanita di Afrika.

Jika semua kekayaan 2.153 miliarder itu digabungkan, maka itu setara dengan harta 4,6 miliar penduduk termiskin di planet ini.

Ironi lain kata Oxfam juga terjadi. Di tengah peningkatan kekayaan para miliarder tersebut, jumlah perempuan dan gadis miskin justru banyak.
Mereka banyak yang bekerja, tapi tidak dibayar secara layak.

“12,5 miliar jam pekerjaan tidak dibayar setiap hari dengan nilai setidaknya mencapai US$10,8 triliun per tahun,” kata mereka seperti dikutip dari AFP, Senin (20/1/2020).

“Ekonomi kita yang hancur berbaris di kantong para miliarder dan bisnis besar dengan mengorbankan laki-laki dan perempuan biasa. Tidak heran orang-orang mulai mempertanyakan apakah para milyarder seharusnya ada,” kata kepala Oxfam dari India Amitabh Behar.

Ia mengatakan ketimpangan tersebut perlu segera diatasi. Tapi, untuk menyelesaikan masalah tersebut semua pihak perlu bekerja sama dalam membuat kebijakan yang tepat. | CNN Indonesia

Editor: Ronny A. Buol

Bagikan !
Continue Reading
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com