Connect with us

Bencana dan Musibah

Banjir bandang landa Sangihe, ada korban meninggal

Puluhan orang diungsikan dan ada korban selamat yang dirawat di rumah sakit.

Bagikan !

Published

on

Bencana banjir bandang di Sangihe, Jumat (3/1/2020). (Foto: warga)

ZONAUTARA.com – Banjir bandang terjadi di Kampung Lebo, di Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dari laporan sementara ada korban yang meninggal.

Musibah tersebut terjadi Jumat (3/1/2020) dinihari. Beberapa korban selamat dirawat di rumah sakit yang berada di Tahuna. Terdapat sekitar 80 orang yang diungsikan dan ditempatkan di rumah penduduk dan gedung gereja.

Dari group Berita SAR Manado, dilaporkan penanganan musibah ini telah ditindaklanjuti. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sangihe, Pos SAR Tahuna, TNI, Polri, relawan dan masyarakat sudah berada di lokasi.

Tim SAR yang berada di lokasi kini menyusuri pantai Manganitu dengan menggunakan DMX rescue carrier untuk melakukan operasi pencarian terhadap korban yang mungkin hanyut.

“Informasi yang kami terima sejauh ini sudah ada dua korban yang meninggal,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado Gede Darmada.

Dari group Facebook Potensi Pembangunan Sangihe, foto-foto yang memperlihatkan kerusakan akibat banjir bandang tersebut banyak diupload oleh warga Sangihe.

Editor: Ronny A. Buol

Bagikan !
Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Banyak rumah terseret banjir bandang di Sangihe

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bencana dan Musibah

Jatuh dari atas kapal, ABK asal Bitung ditemukan meninggal

Published

on

Jenazah korban saat berhasil ditemukan dan dievakuasi. (Foto: Humas Basarnas)

MINUT, ZONAUTARA.comSeorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Betania Sejahtera dilaporkan terjatuh dari atas kapal yang berada di pelabuhan Munte, Sabtu (13/6/2020).

Basarnas Manado yang mendapat laporan adanya kejadian yang membahayakan jiwa manusia tersebut pun langsung menerjunkan timnya ke lokasi dengan membawa perlengkapan untuk melakukan pencarian.

Kepala Kantor SAR Manado Suhri Sinaga mengatakan, saat tiba di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan kapten kapal untuk mendapatkan kronologis kejadian dan ciri-ciri korban.

Menurut Sinaga, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polisi, TNI, BPBD, KPLP dan masyarakat dibagi menjadi beberapa Search and Rescue Unit (SRU) untuk mempercepat pencarian korban dan pencarian yang dilakukan melalui penyisiran dengan perahu karet dan penyelaman.

“Tim SAR gabungan dibantu masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan pencarian bersama. Di mana, ada yang menggunakan perahu sendiri dan ada yang melakukan penyelaman secara manual menggunakan kompresor di sekitar titik lokasi kejadian jatuhnya korban,” ujar Sinaga.

Dia menuturkan, dengan banyaknya tim yang terlibat, pada pukul 10.36 WITA, korban Daniel Tahulinding, warga Madidir, Bitung, berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban langsung dievakuasi Tim SAR gabungan dan diserahkan ke keluarga untuk disemayamkan,” tuturnya.

Sinaga pun mengapresiasi semua tim yang terlibat di lokasi sehingga pencarian korban berlangsung cepat walau dalam keadaan meninggal dunia.

Dia menegaskan, di saat pendemi Covid-19, Basarnas Manado tetap siap siaga apabila menerima laporan kejadian yang membahayakan jiwa manusia.

“Itu sudah menjadi tanggung jawab kami untuk membantu melaksanakan pencarian dan pertolongan, sekali lagi kami mengapresisi setinggi-tingginya kepada tim yang terlibat di lapangan untuk membantu pencarian korban walau korban ditemukan dalam keadaan meninggal,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com