Banyak rumah terseret banjir bandang di Sangihe

Musibah itu mengakibatkan korban meninggal.

Bencana banjir bandang di Sangihe, Jumat (3/1/2020). (Foto: warga)

ZONAUTARA.com – Bupati Kepulauan Sangihe, Jabes Gaghana meminta masyarakat untuk terus mewaspadai bencana susulan, terkait dengan musibah bencana banjir bandang yang terjadi di Kampung Lebo, Kecamatan Manganitu, Jumat (3/1/2020) dinihari.

Dalam musibah itu terdapat korban jiwa. Menurut Gaghana dari laporan yang diterimanya sudah ada tiga orang yang meninggal dunia. Satu korban meninggal sudah dievakuasi, dua korban lainnya masih tertimbun material longsor.

“Di Lebo kondisinya cukup parah, banyak rumah yang hanyut. Ada enam orang korban selamat yang kini sudah dirawat,” ujar Gaghana saat diwawancarai RRI.

Menurut Bupati, terdapat beberapa titik longsor di Lebo dan kini sedang ditangani pihak-pihak terkait.

“Penanganan utama dilakukan terhadap keluarga-keluarga yang telah mengungsi dan memberikan bantuan yang mendesak,” kata Gaghana.




Baca juga: Banjir bandang landa Sangihe, ada korban meninggal

Warga yang selamat dari bencana kini berkumpul di beberapa gereja dan rumah yang aman. Dapur umum juga telah didirikan untuk memberi bantuan makanan.

“Mereka juga membutuhkan bantuan pakaian layak pakai, dan jika ingin menyalurkan bisa menghubungi BPBD Sangihe,” kata Gaghana.

Selain di Lebo, banjir bandang juga terjadi di Belengan, dan menyeret enam rumah penduduk. Belum ada korban jiwa di Belengan.

Editor: Ronny A. Buol

Bekerja sebagai jurnalis lebih dari 20 tahun terakhir. Sebelum mendirikan Zonautara.com bekerja selama 8 tahun di Kompas.com. Selain menjadi jurnalis juga menjadi trainer untuk digital security, literasi digital, cek fakta dan trainer jurnalistik.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com