Connect with us

Bencana dan Musibah

Hendak bersihkan sumur, pria di Kamanta tewas terjatuh

Diduga sumur mengandung zat asam.

Bagikan !

Published

on

Foto: Basarnas Manado

MANADO, ZONAUTARA.com – Sam Samsuri (25), warga Desa Kamangta, Kecamatan Tombulu, Minahasa tewas setelah terjatuh ke dalam sumur berkedalaman sekitar 15 meter, Selasa (7/01/2020), sekitar pukul 16.00 WITA

Korban awalnya ingin membersihkan sumur milik keluarga Tayib di Kamangta. Dia dibantu oleh temannya. Saat sedang bekerja, korban mulai merasa lemas, dan oleh temannya dibantu naik ke atas.

Karena tidak sanggup, korban kemudian terjatuh ke dasar sumur yang masih memiliki air. Korban tak sadarkan diri, karena diduga sumur mengandung zat asam. Warga kemudian meminta bantuan ke Tim Basarnas Manado yang menerima laporan pada pukul 17.30 WITA.

Sebanyak 13 rescuer Basarnas Manado kemudian bergerak ke lokasi kejadian dan tiba pada pukul 18.30 WITA, dan langsung melakukan proses evakuasi.

“Proses evakuasi sedikit sulit karena kedalaman dan kondisi sumur, namun evakuasi berhasil dikerjakan dengan bantuan potensi SAR serta warga setempat. Korban sampa di atas sekitar pukul 20.45 WITA,” jelas Kepala Kantor SAR Manado, Gede Darmada, Rabu (8/1).

Saat dievakuasi, kondisi korban sudah meninggal. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sulut atas permintaan keluarga.

Keluarga korban menyampaikan terima kasih atas bantuan Basarnas Manado dalam proses evakuasi jenazah korban.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bencana dan Musibah

Jatuh dari atas kapal, ABK asal Bitung ditemukan meninggal

Published

on

Jenazah korban saat berhasil ditemukan dan dievakuasi. (Foto: Humas Basarnas)

MINUT, ZONAUTARA.comSeorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Betania Sejahtera dilaporkan terjatuh dari atas kapal yang berada di pelabuhan Munte, Sabtu (13/6/2020).

Basarnas Manado yang mendapat laporan adanya kejadian yang membahayakan jiwa manusia tersebut pun langsung menerjunkan timnya ke lokasi dengan membawa perlengkapan untuk melakukan pencarian.

Kepala Kantor SAR Manado Suhri Sinaga mengatakan, saat tiba di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan kapten kapal untuk mendapatkan kronologis kejadian dan ciri-ciri korban.

Menurut Sinaga, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polisi, TNI, BPBD, KPLP dan masyarakat dibagi menjadi beberapa Search and Rescue Unit (SRU) untuk mempercepat pencarian korban dan pencarian yang dilakukan melalui penyisiran dengan perahu karet dan penyelaman.

“Tim SAR gabungan dibantu masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan pencarian bersama. Di mana, ada yang menggunakan perahu sendiri dan ada yang melakukan penyelaman secara manual menggunakan kompresor di sekitar titik lokasi kejadian jatuhnya korban,” ujar Sinaga.

Dia menuturkan, dengan banyaknya tim yang terlibat, pada pukul 10.36 WITA, korban Daniel Tahulinding, warga Madidir, Bitung, berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban langsung dievakuasi Tim SAR gabungan dan diserahkan ke keluarga untuk disemayamkan,” tuturnya.

Sinaga pun mengapresiasi semua tim yang terlibat di lokasi sehingga pencarian korban berlangsung cepat walau dalam keadaan meninggal dunia.

Dia menegaskan, di saat pendemi Covid-19, Basarnas Manado tetap siap siaga apabila menerima laporan kejadian yang membahayakan jiwa manusia.

“Itu sudah menjadi tanggung jawab kami untuk membantu melaksanakan pencarian dan pertolongan, sekali lagi kami mengapresisi setinggi-tingginya kepada tim yang terlibat di lapangan untuk membantu pencarian korban walau korban ditemukan dalam keadaan meninggal,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com