Connect with us

Hukum dan Kriminal

Suami di Sumbawa bacok istri karena berhubungan badan di sampingnya

Selingkuhan istrinya selamat karena melarikan diri ke kantor polisi.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.com – Sebuah peristiwa mengenaskan sekaligus mengerikan terjadi di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Seperti dikutip dari Suara.com, AP membacok istrinya SU hingga mengalami luka cukup serius, dan nyawanya tidak tertolong saat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Sumbawa.

AP melakukan perbuatan itu karena naik pitam saat terbangun dan melihat istrinya SU sedang melakukan hubungan badan dengan pria lain, CA, tepat di sampingnya.

“Ketika suami sahnya mengamuk, hanya SU yang jadi sasaran pembacokan. Sementara selingkuhannya, CA, berhasil kabur dan mengamankan diri di kantor polisi, dia takut diserang,” kata Kasat Reskrim Polres Sumbawa Iptu Faesal Afrihadi, Senin (13/1/2020).

AP nekat membacok istrinya, SU lantaran main serong dengan laki-laki lain. Sang istri berhubungan badan dengan selingkuhannya di dekat sang suami yang tidur.

Peristiwa itu terjadi di rumah mereka di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/1/2020) dini hari.

Faesal Afrihadi menyampaikan, saat itu pelaku bersama korban tengah tertidur di kamar mereka.

Ketika terbangun dari tidurnya, AP pun syok ketika melihat istrinya sedang berhubungan badan dengan pria lain tepat di sampingnya.

Saking geramnya, AP langsung membacok istrinya dengan menggunakan sebilah parang, sementara selingkuhan istrinya berhasil melarikan diri.

Buntut dari aksi main serong itu, SU mengalami luka-luka serius akibat sabetan senjata tajam yang dilakukan suaminya.

“Akibat pembacokan itu, korban mengalami luka cukup serius,” katanya.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Hukum dan Kriminal

Imbas kerusuhan di Lapas Manado, ada narapidana meninggal

Kerusuhan terjadi pada Sabtu, 11 April 2020.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Satu warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Manado meninggal dunia imbas kerusuhan yang terjadi pada Sabtu (11/4/2020).

Belum diketahui apakah narapidana tersebut meninggal saat sedang terjadi kerusuhan atau ketika dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulut, Lumaksono saat ditanyakan tentang kejadian tersebut tidak mengelak.

“Tapi kita belum bisa memastikan penyebab kematiannya, apakah karena sedang sakit atau akibat kekerasan,” ujar Lumaksono, Minggu (12/4) saat dikonfirmasi wartawan.

Narapidana yang dimaksud bernama Edgar Atnas, berusia 39 tahun, warga negara Filipina dengan kasus pidana perlindungan anak.

“Kita juga akan memastikan apakah dia warga negara asing atau sudah menjadi warga negara Indonesia,” jelas Lumaksono.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com