Connect with us

Zona Bolmong Raya

Februari, ASN Bolmong terancam tak terima tunjangan

ika ada SKPD yang kumabal dan tidak memasukkan laporan keuangan sesuai batas waktu yang ditentukan

Bagikan !

Published

on

BOLMONG, ZONAUTARA.com – Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) tengah mempersiapkan berbagai dokumen dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Bolmong tahun anggaran 2019.

Salah satu yang wajib disiapkan adalah laporan keuangan dari masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkup Pemkab Bolmong.

“Laporan keuangan SKPD itu wajib disampaikan ke Badan Keuangan Daerah (BKD) paling lambat 31 Januari 2020,” kata Kepala BKD Bolmong, Rio Lombone, Senin (20/1/2020).

Rio mengaku tidak main-main. Jika ada SKPD yang kumabal dan tidak memasukkan laporan keuangan sesuai batas waktu yang ditentukan, maka akan nada sanksi tegas. Salah satunya adalah, hak keuangan selain gaji seluruh ASN di instansi tersebut tidak akan dibayarkan.

“Selain gaji tidak akan dibayarkan. Seperti TPP, biaya perjalanan dinas dan honorarium dan lain-lain. Dan ini sudah disetujui oleh pimpinan,” tegas Rio Lombone.

Penerapan sanksi ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, menurut Rio, hasil kesepakatan dengan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Sulawesi Utara, batas penyampaian LKPD Kabupaten/Kota se Sulut hanya sampai 15 Maret 2020. Tidak seperti biasanya, sesuai aturan penyampaian LKPD Kabupaten/Kota yakni 31 Maret tahun berjalan.

“Kali ini disepakati bersama untuk dipercepat. Karena proses audit rinci oleh BPK juga akan lebih awal dari biasanya. Akan diupayakan tahapan audit selesai sebelum lebaran,” jelas Rio saat ditemui di ruang kerjanya. (ite)

Editor: Ronny A. Buol

Bagikan !
Beri Donasi
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Zona Bolmong Raya

Petugas penanganan covid-19 RSUD Kotamobagu dapat insentif

Published

on

KOTAMOBAGU, ZONAUTARA.COM – Berdasarkan instruksi Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, semua petugas penanggulangan virus corona (Covid-19) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu diberikan insentif.

Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Administrasi Umum RSUD Kotamobagu Yusrin Mantali.

“Insentif itu bervariasi besarannya, dari dokter spesialis penyakit dalam sampai specialis lainnya, dokter umum, perawat, radiografer, petugas laboratorium, petugas ambulans, petugas logistik, petugas oksigen, petugas gizi, petugas sarana dan prasarana rumah sakit, petugas cleaning service sampai dengan petugas pemulasaran jenazah. Itu semua diberikan insentif,” kata Mantali, Kamis (26/3).

Menurut Mantali, total anggaran yang sudah kita siapkan sebesar Rp2,1 Miliar.

“Pemberian insentif akan mulai diberikan pada bulan April sampai dengan status tanggap darurat dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat dinyatakan selesai,” ujar Mantali.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Beri Donasi
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com