Connect with us

ZONA DAERAH

Tak ingin kecolongan, KPU ajak masyarakat pantau rekam jejak calon PPK

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Perekrutan calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) masih berlangsung di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tomohon.

KPU pun telah menyatakan sebanyak 80 peserta lulus dalam seleksi administrasi dan akan menjalani tahapan selanjutnya, yakni Computer Based Tested (CBT), pada Kamis (30/1/2020) hari ini.

Usai mengikuti tahapan CBT, para calon PPK yang akan bertugas pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Wawali) Tomohon ini akan menjalani satu tahapan penting, yaitu uji publik.

Komisioner KPU Divisi Sosialisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Stenly Kowaas pun mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam tahapan uji publik tersebut.

“Pada tahapan uji publik nanti, kami berharap peran serta seluruh elemen masyarakat untuk memantau rekam jejak para calon. Misalnya calon ini sering ikut rapat dengan partai tertentu atau dia pendukung salah satu calon. Hal seperti ini yang kami ingin masyarakat laporkan jika didapati di lapangan,” ujar Kowaas.

Menurut Kowaas, hal tersebut adalah untuk menjaga agar para anggota PPK nanti memiliki kredibilitas dan independensi yang terjaga.

“Kami tak ingin kecolongan dalam perekrutan PPK ini, sehingga para anggota PPK yang terpilih nanti betul-betul berintegritas dan independen,” pungkasnya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Beri Donasi

Zona Sulut

Rumah Isolasi Covid-19 Sulut siap tampung 100 penghuni

Hingga Kamis 2 April belum ada ODP yang menjadi penghuni.

Bagikan !

Published

on

Rumah Isolasi Covid-19 di Maumbi, Minahasa Utara. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.COM – Sebuah langkah inisiatif diambil oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mencegah penularan virus corona, dengan menyediakan rumah isolasi bagi orang dalam pengawasan (ODP) terkait covid-19.

Rumah isolasi itu memanfaatkan fasilitas yang ada di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulut yang ada di Maumbi, Minahasa Utara.

Kasubag Umum BPSDM Sulut, Journal Humene ketika ditemui Zonautara.com di Rumah Isolasi Covid-19 mengatakan bahwa fasilitas yang ada sudah siap digunakan.

“Daya tampung yang ada sekarang bisa menampung 100 penghuni,” ujar Humene, Rabu (1/4/2020).

Menurut Humene, daya tampung itu bisa ditambah jika memang ODP yang dibawa ke fasilitas itu membludak.

Dari peninjauan Zonautara.com ke Rumah Isolaso Covid-19, gedung penginapan yang biasanya digunakan peserta pelatihan di BPSDM Sulut dirubah menjadi rumah isolasi.

Dalam gedung dua lantai itu, terdapat puluhan kamar yang nyaman, dilengkapi dengan pendingin ruangan, perabot, tempat tidur serta sejumlah fasilitas lainnya.

Baca pula: Sudah 3 positif corona di Sulut

Humene menjelaskan bahwa simulasi penanganan ODP yang akan dibawa ke Rumah Isolasi Covid-19 telah dilakukan berulang kali, untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan benar.

Semua ODP yang akan menghuni rumah isolasi tersebut akan melakukan isolasi mandiri dibawah pengawasan petugas.

“Saat ini setiap hari ada petugas jaga yang melakukan shift jaga terdiri dari satu atau dua orang dokter, perawat dan petugas lainnya,” kata Humene.

Meski hingga saat ini rumah isolasi tersebut belum satu pun penghuni ODP, tetapi Humene meyakinkan bahwa pihaknya sudah siap sepenuhnya.

Rekomendasi dokter

Juru Bicara Satgas Covid-19 Steaven Dandel saat ditemui terpisah mengatakan memang hingga saat ini belum ada yang menjadi penghuni rumah isolasi.

Fasilitas kamar isolasi yang ada di Rumah Isolasi Covid-19 Sulut. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

“ODP itu discreening oleh rumah sakit. Jadi orang-orang yang datang dari daerah dengan transmisi lokal, kalau dia bergejala akan berobat ke rumah sakit. Pihak rumah sakit kemudian yang akan menawarkan apakah mereka bersedia diisolasi di rumah isolasi. Tapi mungkin ada juga yang harus diendorse,” jelas Dandel.

Baca pula: Lolowang pastikan pasien positif corona di Tomohon tidak benar

Sesuai dengan buku Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, ODP adalah mereka yang memiliki gejala panas badan atau gangguan saluran pernapasan ringan, dan pernah mengunjungi atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan virus tersebut.

Selain itu, bisa juga orang sehat yang pernah kontak erat dengan kasus terkonfirmasi Covid-19.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Beri Donasi
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com