Connect with us

HEADLINE

Update Corona 25 Maret: 400 ribu positif, 6 ribu kematian di Italia, Amerika melonjak tinggi

Dalam sehari 743 orang meninggal di Italia.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.COM – Amerika Serikat bisa menjadi episentrum baru penyebaran Covid-19. Angka pertambahan kasus positif virus corona di negara ini sangat cepat dan terus naik tinggi.

Sepanjang Selasa (24/3) kemarin, dalam sehari di Amerika bertambah 9.279 kasus positif terjangkit Corona, sehingga menjadikan orang terinfeksi di sana sebanyak 69.176 orang.

Baca pula: Data sebaran per provinsi Covid-19 per 24 Maret

Dari total itu ada sebanyak 686 orang yang meninggal, 133 diantaranya meninggal dalam sehari.

Amerika Serikat kini menjadi negara ketiga sesudah China dan Italia yang mencatat jumlah kasus positif terjangkit Covid-19 terbanyak dari 169 negara.

Italia terus cetak rekor

Angka kematian dalam sehari di Italia sangat mencengangkan dan semakin mengkhawatirkan. Dalam sehari kemarin ada 743 orang meninggal dan membuat Italia mencatat total orang meninggal karena corona sebanyak 6.820 orang.

Angka kematian ini sangat tinggi, dengan rasio sebesar 9,8% dari 69.176 orang yang terjangkit. Dalam sehari kasus positif di Italia bertambah 5.249 orang.

Baca pula: Inggris lakukan lockdown

Banyaknya orang meninggal karena corona di Italia bahkan dua kali lipat lebih banyak dari China (3.277 orang) yang menjadi muasal virus berbahaya ini.

Angka kesembuhan di Italia sebesar 12,03% atau sebanyak 8.326 orang yang sudah dinyatakan sembuh dari corona.

2000 kematian

Sepanjang Selasa (24/3) kemarin, situs Worldometers.info mencatat ada 2.094 kematian dari seluruh dunia, dan membuat angka total orang meninggal karena corona sebanyak 18.608 orang atau rasio kematiannya sebesar 4,4%.

Sementara total seluruh kasus positif di dunia ada sebanyak 418.099 kasus yang menyebar di 169 negara, termasuk Indonesia.

Adapun rasio sembuh sebesar 25,9 persen atau sebanyak 108.323 orang yang sudah dinyatakan sembuh.

Rasio kematian Indonesia tinggi

Pemerintah Indonesia setiap hari juga mengupdate data virus corona yang kini sudah menyebar di 24 provinsi.

Baca pula: Mengapa Jokowi tidak memilih opsi lockdown?

Angka kematian akibat corona di Indonesia cukup tinggi, yakni 8% atau sebanyak 55 orang. Rasio kematian ini dua kali lipat dari rasio kematian global.

Sementara total orang yang terkonfirmasi Covid-19 ada sebanyak 686 orang, dan yang sembuh sebanyak 30 orang (4,3%).

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !

HEADLINE

Mengapa kasus baru positif corona di Sulut melonjak tinggi?

Masih ada 1433 sampel swab test yang belum keluar hasilnya.

Bagikan !

Published

on

Petugas dari Dinkes Prov. Sulut bersiap mengirim sampel covid-19 untuk diperiksa di laboratorium. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

MANADO, ZONAUTARA.COM – Pada Rabu (8/7/2020) kemarin, Satgas Covid-19 Sulawesi Utara melaporkan kasus baru positif terkonfirmasi virus corona yang sangat tinggi.

Angka kasus baru positif ini bahkan menjadi rekor tertinggi kasus harian yang pernah diumumkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi Sulut.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, ada 89 kasus baru yang diumumkan pada Rabu kemarin.

Penambahan 89 kasus baru ini, membuat masyarakat Sulut terkejut. Pasalnya dalam beberapa hari terakhir, angka penambahan kasus harian cenderung menurun. Misalnya pada tanggal 3 Juli hanya 19 kasus baru, tanggal 4 Juli ada 13 kasus baru, bahkan pada tanggal 6 Juli hanya ada 10 kasus baru, yang diikuti dengan angka orang sembuh yang jauh lebih tinggi.

Menanggapi tingginya angka kasus baru tersebut, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel memberi penjelasan melalui rilis tertulis yang diterima oleh Zonautara.com.

Menurut Dandel, sepanjang tujuh hari terakhir hasil swab dari laboratorium PCR di luar Provinsi Sulut sudah keluar. Sebagaimana diketahui kebijakan pengiriman sampel swab ke laboratorium di luar Sulut, diambil untuk mengatasi gap antara masifnya jumlah sampel yang dikumpulkan oleh jejaring surveilans dengan kemampuan laboratorium yang ada di Sulut.

“Jejaring surveilans rata-rata mengambil swab 400 hingga 600 sampe per hari, semetara kemampuan dua laboratoriumPCR di Sulut masih terbatas memeriksa antara 200 hingga 300 sampel per hari,” jelas Dandel.

Dalam waktu dekat menurut Dandel, kapasitas pemeriksaan sampel swab di sulut akan ditingkatkan menjadi 1000 sampel per hari.

Laporan Satgas Covid-19 Sulut menyebutkan, sejak pertengahan Juni hingga 7 Juli 2020, sebanyak 3.755 sampel telah dikirim ke laboratorium di luar daerah.

“Laboratorium yang dimaksud adalah Laboratorium BTKL PP Makasar, Laboratorium BBLK Jakarta, Laboratorium LBM Eijkman Jakarat dan Laboratorium Bapelitbangkes Kemenkes RI di Jakarta,” rinci Dandel.

Rincian Satgas Covid-19 Sulut, ada 2322 sampel swab yang sudah keluar hasilnya dimana 1923 hasilnya negatif dan sebanyak 393 hasilnya positif.

“Terdapat dua sampel yang inkonclusive dan empat sampel invalid. Masih ada 1433 sampel yang ditunggu hasilnya,” jelas Dandel.

Melihat data-data yang disodorkan Satgas Covid-19 Sulut, bisa diprediksi bahwa dalam beberapa hari kedepan, kasus baru positif virus corona masih akan terus bertambah.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com