Connect with us

ZONA TERKINI

Detil 16 kasus baru corona di Sulut pada 28 Mei

Total kasus positif di Sulut sudah mencapai 297 kasus.

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi dari Pexels.com

MANADO, ZONAUTARA.COM – Jumlah kasus positif covid-19 di Sulawesi Utara secara akumulatif hingga Kamis (28/5/2020) telah mencapai 297 kasus.

Pada hari ini, sebagaimana yang diupdate Satgas Covid-19 Sulut, ada 16 kasus baru positif yang tersebar di sejumlah daerah.

“Hari ini ada 16 kasus baru positif sebagaimana yang diupdate oleh Kementerian Kesehatan RI,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel.

Penambahan kasus baru yang terus berlangsung saban hari ini memberi indikasi bahwa penularan covid-19 di Sulawesi Utara masih terus terjadi.

Adapun daerah asal dari 16 kasus baru positif tersebut adalah Manado, Tomohon, Minahasa Utara dan Maluku Utara.

Berikut detil 16 kasus baru positif covid-19 yang diumumkan pada Kamis, 28 Mei 2020.

Kasus 282 merupakan seorang laki-laki, berusia 35 tahun berasal dari Manado, sebelumnya ODP di rumah sakit,” ujar Dandel.

Kasus 283, perempuan, 34 tahun, asal Manado, kontak erat resiko tinggi dengan Kasus 86.

Kasus 284, laki-laki, 53 tahun, asal Manado, ODP di rumah sakit.

Kasus 285, laki-laki, 27 tahun, asal Maluku Utara, pelaku perjalanan bolak balik Bitung – Maluku Utara. Diisolasi d Bitung.

Kasus 286, perempuan, 52 tahun, asal Manado, terkoneksi dengan Kasus 284.

Kasus 287, perempuan, 50 tahun, asal Manado, ODP di rumah sakit.

Kasus 288, laki-laki, 70 tahun, asal Manado, PDP di rumah sakit di Manado.

Kasus 289, laki-laki, 28 tahun, asal Manado, PDP di rumah sakit di Manado.

Lihat Kasus 290 hingga Kasus 297

Bagikan !

Pages: 1 2

HEADLINE

Bendungan Kosinggolan dan Toraut meluap, sejumlah desa di Dumoga terendam banjir

Sebelumnya BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Bolaang Mongondow.

Bagikan !

Published

on

Bendungan Kosinggolan dan Toraut, Kecamatan Dumoga Barat juga dikabarkan meluap dan masuk ke pemukiman warga. (Foto: Doc BPBD Bolmong)

BOLMONG, ZONAUTARA.COM – Hujan yang terus mengguyur hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) beberapa hari terakhir mengakibatkan debit air sungai meningkat.

Bendungan Kosinggolan dan Toraut, Kecamatan Dumoga Barat juga dikabarkan meluap dan masuk ke pemukiman warga. Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolmong mencatat, dari hasil assessment, Jumat 3 Juli 2020, sejumlah desa di wilayah Dumoga terendam banjir luapan.

Kepala Seksi Penanggulangan Bencana BPBD Bolmong, Abdul Muin Paputungan mengatakan, sebelumnya BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Bolaang Mongondow.

“Berdasarkan hasil pantauan di lapangan luapan Sungai Ongkag Dumoga menjadi pemicu utama. Puluhan rumah warga tergenang dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 100 cm,” kata Abdul Muin.

Sementara itu, luapan Bendungan Toraut dan Kosinggolan menggenangi pemukiman warga di Desa Toraut, Desa Doloduo II, Desa Doloduo III, Desa Wangga Baru, Desa Kosio, Desa Dondomon Selatan, dan Desa Dondomon. Jalan Penghubung Desa Doloduo II dan Desa Toraut amblas akibat tergerus luapan sungai. Meski begitu, kondisi jalan masih bisa dilewati.

“Saat ini hujan mulai reda. Dan air mulai surut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pendataan dampak cakupan wilayah masih terus dilakukan. Masyarakat Desa Doloduo III saat ini sementara mendirikan pos siaga antisipasi kemungkinan sungai kembali meluap. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat curah hujan dengan intensitas rendah hingga tinggi masih berpotensi terjadi.

“Untuk wilayah Dumoga Bersatu hampir merata karena memang dataran rendah. Tapi rata-rata genangan terjadi akibat drainase yang buruk,” pungkasnya.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com