Connect with us

HEADLINE

Tembus 306 kasus, ada 9 kasus baru corona di Sulut pada 29 Mei

Total kasus positif di Sulut menjadi 306 kasus.

Bagikan !

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.COM – Angka kasus baru positif terkonfirmasi covid-19 di Sulawesi Utara bertambah lagi.

Hari ini, Jumat (29/5/2020), sebagaimana yang dirilis pada update data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Pusat, kasus positif di Sulawesi Utara sudah mencapai 306 kasus.

Dalam tabel sebaran kasus covid-19, Sulut disebutkan bertambah 9 kasus baru positif.

Pada Kamis (28/5) kemarin, Satgas Covid-19 Sulut juga mengumumkan ada 16 baru positif corona yang berasal dari beberapa daerah.

Jika dirunut sejak tanggal 8 Mei, pertambahan kasus baru di Sulawesi Utara sebagai berikut:

TanggalKasus baru yang diumumkan
8 Mei2 kasus positif
9 Mei6 kasus positif
10 Mei18 kasus positif
11 Mei0 kasus positif
12 Mei3 kasus positif
13 Mei8 kasus positif
14 Mei1 kasus positif
15 Mei22 kasus positif
16 Mei9 kasus positif
17 Mei0 kasus positif
18 Mei2 kasus positif
19 Mei10 kasus positif
20 Mei24 kasus positif
21 Mei30 kasus positif
22 Mei18 kasus positif
23 Mei3 kasus positif
24 Mei29 kasus positif
25 Mei9 kasus positif
26 Mei26 kasus positif
27 Mei16 kasus positif
28 Mei16 kasus positif

Jika dibuatkan grafiknya, maka penambahan kasus positif per hari di sulut bervariasi jumlahnya. Tertinggi pada 21 Mei, dimana ada 30 kasus baru yang diumumkan.

Baca pula: Detil 16 kasus positif corona di Sulut pada 28 Mei

Pada tanggal 11 Mei dan 17 Mei, tidak ada kasus baru yang diumumkan. Angka terendah penambahan kasus baru positif corona ada pada tanggal 14 Mei, yakni satu kasus positif.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !

HEADLINE

Bendungan Kosinggolan dan Toraut meluap, sejumlah desa di Dumoga terendam banjir

Sebelumnya BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Bolaang Mongondow.

Bagikan !

Published

on

Bendungan Kosinggolan dan Toraut, Kecamatan Dumoga Barat juga dikabarkan meluap dan masuk ke pemukiman warga. (Foto: Doc BPBD Bolmong)

BOLMONG, ZONAUTARA.COM – Hujan yang terus mengguyur hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) beberapa hari terakhir mengakibatkan debit air sungai meningkat.

Bendungan Kosinggolan dan Toraut, Kecamatan Dumoga Barat juga dikabarkan meluap dan masuk ke pemukiman warga. Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolmong mencatat, dari hasil assessment, Jumat 3 Juli 2020, sejumlah desa di wilayah Dumoga terendam banjir luapan.

Kepala Seksi Penanggulangan Bencana BPBD Bolmong, Abdul Muin Paputungan mengatakan, sebelumnya BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Bolaang Mongondow.

“Berdasarkan hasil pantauan di lapangan luapan Sungai Ongkag Dumoga menjadi pemicu utama. Puluhan rumah warga tergenang dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 100 cm,” kata Abdul Muin.

Sementara itu, luapan Bendungan Toraut dan Kosinggolan menggenangi pemukiman warga di Desa Toraut, Desa Doloduo II, Desa Doloduo III, Desa Wangga Baru, Desa Kosio, Desa Dondomon Selatan, dan Desa Dondomon. Jalan Penghubung Desa Doloduo II dan Desa Toraut amblas akibat tergerus luapan sungai. Meski begitu, kondisi jalan masih bisa dilewati.

“Saat ini hujan mulai reda. Dan air mulai surut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pendataan dampak cakupan wilayah masih terus dilakukan. Masyarakat Desa Doloduo III saat ini sementara mendirikan pos siaga antisipasi kemungkinan sungai kembali meluap. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat curah hujan dengan intensitas rendah hingga tinggi masih berpotensi terjadi.

“Untuk wilayah Dumoga Bersatu hampir merata karena memang dataran rendah. Tapi rata-rata genangan terjadi akibat drainase yang buruk,” pungkasnya.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com