Connect with us

ZONA TERKINI

Data Kemenkes RI: total kasus positif di Sulut capai 984

Pada Kamis (25/6) kemarin ada 36 kasus baru.

Bagikan !

Published

on

Ruang isolasi di RSUP Prof Kandou untuk merawat pasien covid-19. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

ZONAUTARA.COM – Angka orang tertular virus corona di Sulawesi Utara sudah mendekati 1000 kasus positif secara akumulatif.

Dari tabel sebaran kasus covid-19 yang diupdate oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Pusat, hari ini secara secara akumulatif di Sulut sudah ada 984 kasus.

Dalam tabel tersebut, tertera angka 46 kasus baru di Sulut pada 26 Juni. Tetapi angka total kasus positif pada Kamis (25/6) belum dikoreksi oleh Gugus Tugas Pemerintah Pusat.

Jika mengacu pada koreksi yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Sulut pada Kamis (25/6) kemarin malam yang menyebutkan total kasus positif sebanyak 928, maka bisa jadi penambahan kasus baru positif hari ini adalah sebanyak 56 kasus.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel saat dihubungi oleh Zonautara.com, mengatakan masih menunggu data yang akan dikirimkan oleh Gugus Tugas Pemerintah Pusat, untuk kemudian diverifikasi.

Pada Kamis (25/6) kemarin, Sulut juga melaporkan 36 kasus baru.

Dalam beberapa kali rilis data perkembangan epidemiologi, Satgas Covid-19 Sulut sering mengoreksi data yang disampaikan oleh Gugus Tugas Pemerintah Pusat.

Pada Kamis kemarin, Gugus Tugas Pemerintah Pusat mengumumkan ada 46 kasus baru, tetapi setelah diverifikasi oleh Satgas Covid-19 Sulut, penambahan kasus baru hanya 36 kasus.

Bagikan !

HEADLINE

Bendungan Kosinggolan dan Toraut meluap, sejumlah desa di Dumoga terendam banjir

Sebelumnya BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Bolaang Mongondow.

Bagikan !

Published

on

Bendungan Kosinggolan dan Toraut, Kecamatan Dumoga Barat juga dikabarkan meluap dan masuk ke pemukiman warga. (Foto: Doc BPBD Bolmong)

BOLMONG, ZONAUTARA.COM – Hujan yang terus mengguyur hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) beberapa hari terakhir mengakibatkan debit air sungai meningkat.

Bendungan Kosinggolan dan Toraut, Kecamatan Dumoga Barat juga dikabarkan meluap dan masuk ke pemukiman warga. Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolmong mencatat, dari hasil assessment, Jumat 3 Juli 2020, sejumlah desa di wilayah Dumoga terendam banjir luapan.

Kepala Seksi Penanggulangan Bencana BPBD Bolmong, Abdul Muin Paputungan mengatakan, sebelumnya BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Bolaang Mongondow.

“Berdasarkan hasil pantauan di lapangan luapan Sungai Ongkag Dumoga menjadi pemicu utama. Puluhan rumah warga tergenang dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 100 cm,” kata Abdul Muin.

Sementara itu, luapan Bendungan Toraut dan Kosinggolan menggenangi pemukiman warga di Desa Toraut, Desa Doloduo II, Desa Doloduo III, Desa Wangga Baru, Desa Kosio, Desa Dondomon Selatan, dan Desa Dondomon. Jalan Penghubung Desa Doloduo II dan Desa Toraut amblas akibat tergerus luapan sungai. Meski begitu, kondisi jalan masih bisa dilewati.

“Saat ini hujan mulai reda. Dan air mulai surut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pendataan dampak cakupan wilayah masih terus dilakukan. Masyarakat Desa Doloduo III saat ini sementara mendirikan pos siaga antisipasi kemungkinan sungai kembali meluap. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat curah hujan dengan intensitas rendah hingga tinggi masih berpotensi terjadi.

“Untuk wilayah Dumoga Bersatu hampir merata karena memang dataran rendah. Tapi rata-rata genangan terjadi akibat drainase yang buruk,” pungkasnya.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com