Connect with us

HEADLINE

Corona di Sulut: ada 25 kasus baru positif pada 29 Juni

Total kasus positif mencapai 1082 kasus.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.COM – Saat ini angka orang tertular virus corona di Sulawesi Utara sudah menembus di atas 1000 kasus positif secara akumulatif.

Dari tabel sebaran kasus covid-19 yang diupdate oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Pemerintah Pusat, hari ini, Senin (29/6) total akumulatif kasus positif di Sulut sudah mencapai 1082 kasus.

Dalam tabel tersebut, tertera angka 25 kasus baru di Sulut yang dilaporkan hari ini.

Belum ada penjelasan dari Satgas Covid-19 Sulut, soal penambahan kasus baru positif corona di Sulut hari ini.

Pada Minggu (28/6) kemarin, Sulut juga melaporkan 32 kasus baru.

Dalam beberapa kali rilis data perkembangan epidemiologi, Satgas Covid-19 Sulut sering mengoreksi data yang disampaikan oleh Gugus Tugas Pemerintah Pusat.

Nyaris setiap hari sepanjang bulan Juni ini, Sulut melaporkan ada kasus baru.

Bagikan !

HEADLINE

Bendungan Kosinggolan dan Toraut meluap, sejumlah desa di Dumoga terendam banjir

Sebelumnya BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Bolaang Mongondow.

Bagikan !

Published

on

Bendungan Kosinggolan dan Toraut, Kecamatan Dumoga Barat juga dikabarkan meluap dan masuk ke pemukiman warga. (Foto: Doc BPBD Bolmong)

BOLMONG, ZONAUTARA.COM – Hujan yang terus mengguyur hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) beberapa hari terakhir mengakibatkan debit air sungai meningkat.

Bendungan Kosinggolan dan Toraut, Kecamatan Dumoga Barat juga dikabarkan meluap dan masuk ke pemukiman warga. Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolmong mencatat, dari hasil assessment, Jumat 3 Juli 2020, sejumlah desa di wilayah Dumoga terendam banjir luapan.

Kepala Seksi Penanggulangan Bencana BPBD Bolmong, Abdul Muin Paputungan mengatakan, sebelumnya BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrim di wilayah Bolaang Mongondow.

“Berdasarkan hasil pantauan di lapangan luapan Sungai Ongkag Dumoga menjadi pemicu utama. Puluhan rumah warga tergenang dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 100 cm,” kata Abdul Muin.

Sementara itu, luapan Bendungan Toraut dan Kosinggolan menggenangi pemukiman warga di Desa Toraut, Desa Doloduo II, Desa Doloduo III, Desa Wangga Baru, Desa Kosio, Desa Dondomon Selatan, dan Desa Dondomon. Jalan Penghubung Desa Doloduo II dan Desa Toraut amblas akibat tergerus luapan sungai. Meski begitu, kondisi jalan masih bisa dilewati.

“Saat ini hujan mulai reda. Dan air mulai surut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pendataan dampak cakupan wilayah masih terus dilakukan. Masyarakat Desa Doloduo III saat ini sementara mendirikan pos siaga antisipasi kemungkinan sungai kembali meluap. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat curah hujan dengan intensitas rendah hingga tinggi masih berpotensi terjadi.

“Untuk wilayah Dumoga Bersatu hampir merata karena memang dataran rendah. Tapi rata-rata genangan terjadi akibat drainase yang buruk,” pungkasnya.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com