Connect with us

ZONAPEDIA

Ini yang harus diketahui para pendaki pemula

Mencapai puncak hanyalah bonus.

Bagikan !

Published

on

Tips mendaki
Ilustrasi dari Pexels.com

Mendaki merupakan salah satu kegiatan yang memiliki banyak peminat. Akan tetapi beberapa merasa ragu meski ingin mencoba. Untuk sebagian orang mendaki dipandang sebagai hal yang berat dan sulit.

Tapi tenang saja, untuk kamu para pemula yang ingin mencoba naik gunung, artikel ini akan mengupas tuntas hal-hal apa saja yang harus pendaki pemula ketahui. Karena sejatinya mendaki bukan hanya perihal naik dan turun, mendirikan tenda, summit puncak, melihat sunrise, namun mendaki merupakan sebuah proses dimana kita belajar dan menjadi lebih tahu siapa diri kita sendiri, bahkan teman-teman kita.

Yuk simak tips-tipsnya.

Gunung apa yang cocok atau dengan siapa?

Hal pertama dan utama yang harus diperhatikan adalah tentukan dan kenali gunung mana yang akan kamu daki. Karena tentunya setiap gunung mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Mulai dari ketinggiannya, kondisi kontur tanahnya, seberapa panjang dan seberapa aman track yang akan dilalui, dan masih banyak hal lainnya.

Kamu bisa melakukan research kecil mengenai informasi gunung yang akan kamu daki misalnya melalui Google, atau dengan melihat vlog-vlog tentang gunung tersebut di YouTube.

Pasti banyak di antara kamu yang masih bingung kira-kira gunung apa sih yang cocok untuk pendaki pemula kan? Nah, mungkin kutipan penyemangat dari Fiersa Besari ini akan membuat kita berpikir kembali sebelum memutuskan mendaki,

“Rekan pendakian kita turut mempengaruhi proses kita belajar di gunung. Bukan lagi Gunung apa yang cocok untuk pemula, melainkan Siapa rekan mendaki yang cocok untuk pemula”. Karena pada akhirnya di gunung, kekuatan tanpa pengetahuan adalah hal yang sia-sia.” – Fiersa Besari.

Jangan lupa untuk mengecek segala kondisi dan pastikan selalu double checking

Kondisi yang dimaksud adalah baik kondisi tubuh kamu maupun kondisi cuaca di daerah yang akan kamu daki. Kedua hal ini sangat penting terutama bagi kamu yang baru pertama kali mendaki gunung dan disarankan agar tidak mendaki saat musim hujan, karena beban akan bertambah dua kali lebih berat dan kemungkinan bahayanya juga lebih besar.

Selain itu kesehatan juga merupakan hal krusial dalam proses pendakian gunung. Karena kondisi tubuh yang fit juga akan memudahkanmu mendaki. Bahkan peraturan sekarang ini yang mewajibkan setiap pendaki di semua jalur pendakian untuk membawa surat keterangan sehat dari Puskesmas sebelum memulai pendakian. Hal ini untuk memastikan kamu berada dalam kondisi sehat dan layak untuk mendaki.

Dan tips agar kamu bisa tetap bugar sebelum mendaki adalah dengan berolahraga. Kamu bisa melakukan olahraga ringan dengan jogging atau olahraga ringan dirumah selama 15-30 menit setiap hari, dan usahakan rutin seminggu sebelumnya. Aktivitas ini akan membantu kamu dalam mengatur nafas, dan mengurangi rasa lelah nantinya di kaki dan tubuhmu.

Tips selanjutnya dapat dibaca di link ini.

Bagikan !

Pages: 1 2 3

Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ZONAPEDIA

Mengangkat dan menempelkan kaki ke dinding ternyata banyak manfaatnya

Selain meredakan kaki yang pegal, pose ini juga menyeimbangkan tekanan darah sehingga tubuh akan terasa lebih enakan.

Bagikan !

Published

on

ZONAUTARA.COM – Salah satu hal yang menghambat niat berolahraga adalah kondisi badan yang capek dan lelah karena rutinitas sehari-hari yang padat. Padahal bukan cuma istirahat saja yang mampu redakan kelelahanmu, tapi menggerak-gerakkan badan juga efektif bikin fit kondisimu.

Nah, di antara sekian banyak pose yoga, ada satu posisi yang mudah sekali dilakukan di rumah. Viparita karani asana alias mengangkat dan menempelkan kaki ke dinding punya banyak manfaat jika rutin dilakukan selama 15 menit setiap harinya.

Inilah kebaikan-kebaikan yang kamu dapatkan jika rutin melakukan viparita karani. Sayang sekali kalau dilewatkan!

Melakukan pose ini akan melancarkan peredaran darah dari kaki ke seluruh tubuh.

Efektif buat meredakan beban-beban yang bertumpu pada kaki. Berdiri terlalu lama atau beraktifitas fisik terlalu berat terkadang bisa menghambat sirkulasi darah.

Aktifitas berat ini bahkan bisa menyebabkan heavy lower body atau berat tubuh yang bertumpu seluruhnya pada kaki. Nah, melakukan pose dengan menaikkan kaki dan menempelkannya di dinding akan membantu melancarkan kembali sirkulasi darah dari kaki ke bagian atas tubuh.

Selain meredakan kaki yang pegal, pose ini juga menyeimbangkan tekanan darah sehingga tubuh akan terasa lebih enakan.

Meredakan ketegangan dan pegal-pegal di otot punggung, pinggul dan kaki. Serasa dipijat!

Gerakan sederhana ini nggak hanya merilekskan, tapi juga memberikan efek positif bagi otot-otot betis, paha belakang, kaki, serta punggung. Saat berbaring telentang, tulang belakang menempel di lantai yang juga membuat punggung dalam posisi lurus dan rileks. Kaki pun begitu.

Melakukannya dengan rutin akan menghilangkan ketegangan dan pegal-pegal di area ini. Bonusnya, tubuhmu jadi lebih fleksibel karena otot-otot yang lebih tertarik.

Peningkatan suplai darah ke organ dalam bikin kinerja sistem jadi makin lancar.

Makananmu jadi cepat tercerna dan lancar pembuangannya. Meluruskan kaki ke dinding akan melancarkan suplai darah ke tubuh bagian atas, termasuk organ-organ pencernaan. Pose ini akan membantu usus melakukan kontraksi dengan efektif sehingga memperlancar proses pencernaan.

Jika dilakukan dengan rutin, nutrisi makanan yang masuk ke tubuhmu akan lebih cepat diserap dengan baik. Pun jika kamu mengalami masalah BAB, maka akan lebih mudah teratasi.

Kram perut dan sakit kepala saat menstruasi bisa membaik jika kamu mau melakukan pose ini secara rutin

Mengangkat kaki dan meluruskannya di dinding akan menguatkan organ reproduksi karena suplai darah ke area ini berjalan lancar. Efeknya, nyeri perut dan sakit kepala saat menstruasi bisa berkurang perlahan.

Termasuk sakit kepala yang diakibatkan karena melambatnya pergerakan aliran darah ke kepala, bisa diredakan dengan tidur telentang dan menaikkan kaki ke atas dinding.

Santai telentang dengan kaki terangkat juga bisa membantu menenangkan pikiran, sehingga stres pun hilang perlahan

Saat berbaring dengan kaki lurus di dinding, tubuh akan terasa lebih rileks dengan napas yang lebih tenang. Jaringan tubuh akan mendapat lebih banyak oksigen dan sirkulasi darah makin lancar. Ini akan membuat sistem saraf lebih baik dan mengurangi tekanan di kening, leher, dan perut.

Stres pun nggak lagi mudah bersarang. Posisi ini cocok untuk semua jenis meditasi, karena memungkinkan darah beredar di sekujur tubuh.

Cara ini juga bisa membantumu mengatasi insomnia, nggak lagi-lagi deh tidur di atas jam dua

Darah akan mengalir ke otak akan lebih lancar saat berada di posisi ini sehingga otak mendapat lebih banyak oksigen yang memungkinkan kondisi tidur yang lebih nyenyak.

Kalau kamu merasa kesulitan tidur, lakukan pose ini beberapa menit setiap malam sebelum tidur. Beberapa gerakan sederhana ini juga bisa membantumu cepat mengantuk dan tidur lebih awal.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com