Kejurnas menembak dibuka, peserta wajib rapid test

2 mins read
zonautara.com
Ketua Perbakin Sulut Brigjen TNI Prince Meyer Putong memantau para atlet yang berlaga di Kejurnas Menembak Piala Presiden. (foto: istimewa)

BITUNGZONUTARA.com – Ketua Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Sulut Brigjen TNI Prince Meyer Putong, secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Menembak Piala Presiden Online Event dan Cluster System Competition 2020 di Lapangan Tembak Perbakin, Stadion Dua Saudara, Bitung, Rabu (25/11/2020).

Sebanyak 27 peserta yang berasal dari Kota Bitung, Minahasa dan Manado mengikuti kejuaraan yang memperebutkan Piala Presiden RI, Joko Widodo. Rencananya, kejuaraan akan berlangsung selama lima hari sejak 25-29 November 2020.

“Kejurnas ini sebagai sarana mencari bibit-bibit baru atlet menembak di Sulut dan ajang pembinaan untuk atlet lokal untuk dapat bersaing secara nasional,” ujar Brigjen TNI Meyer Putong.

Pria yang juga Danrem 131/Santiago ini menyebut, objektivitas dan fair play tetap terjaga dalam kejurnas karena dipimpin oleh wasit nasional.

Baca Pula:  Waskito-Lomban Resmikan Rumah Doa Oikumene Filemon

“Kami mendatangkan wasit nasional AKBP Sofian Modirono yang berasal dari Perbakin PB Kendari,” tandasnya.

Adapun tiga jenis pertandingan yang digelar dalam kejuaraan ini, yaitu 10 meter air rifle women youth, 10 meter air pistol women youth, 10 meter air rifle men, 10 meter air pistol men. Sedangkan jenis senjata yang digunakan adalah FWB Feinwerkbau type 800 X, jarak 10 meter.

Menurut Jenderal bintang satu ini, selain memperebutkan Piala Presiden, kejuaraan ini juga untuk mencari bibit-bibit atlet penembak perwakilan Provinsi Sulut yang nantinya akan disiapkan ke Pelatihan Daerah (Pelatda) guna mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON).

Baca Pula:  Satu lagi pasien covid-19 sembuh, kini sudah 12 pasien sembuh di Sulut

Mengingat kejurnas dilaksanakan dalam masa pandemi Covid-19, protokol kesehatan tetap dikedepankan untuk mencegah penularan virus yang awalnya berasal dari Wuhan, China ini.

Setiap peserta yang datang ke lokasi lapangan tembak, wajib melakukan pengecekan suhu tubuh dan tetap menggunakan masker selama kejuaraan berlangsung. Peserta juga harus membawa surat keterangan hasil rapid test.

“Jika tidak menyertakan hasil non reaktif rapid test, tidak diizinkan untuk mengikuti kejuaraan,” pungkas Brigjen TNI Meyer Putong.

Pada pembukaan kejurnas tersebut dihadiri Ketua Perbakin Bitung Lucky Salindeho bersama pengurus, Kepala Pelatih Heince Mamoto, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Benny Lesmana, Kajari Bitung Frankie Son dan Ketua Bidang Tembak Reaksi Haji Sudarmono.

Penulis: Asrar Yusuf

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com