Cuaca ekstrem di Jakarta masih berpotensi terjadi hingga 25 Februari

1 min read
Foto: Pixabay

ZONAUTARA.com – Dalam beberapa hari belakangan, Jakarta dan wilayah sekitarnya dilanda banjir sebagai dampak dari cuaca ekstrem.

Hujan dengan intensitas tinggi membuat permukaan air naik dan mengenangi wilayah-wilayah dalam zona rawan banjir. Ribuan warga terdampak.

Kondisi cuaca ekstrem di Jakarta dan sekitarnya, menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) masih akan berpotensi terjadi hingga Kamis (25/2/2021).

Menurut prediksi BMKG, seluruh wilayah DKI Jakarta masih berpotensi hujan dengan intensitas lebat. Sejauh ini hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi hampir di seluruh wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (20/2/2021), namun melemah di hari Minggu.

Baca Pula:  Potensi tsunami di Pantai Selatan Jawa dapat mencapai ketinggian 20 meter

“Sementara intensitas hujan cenderung melemah menjadi intensitas rendah hingga 22 Februari, dan akan meningkat kembali menjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi pada tanggal 23 sampai dengan 24 Februari,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Minggu (21/2) kemarin.

Sebelumnya BMKG juga sudah mengeluarkan peringatan dini pada 18-19 Februari 2021 yang menyebutkan wilayah Jabodetabek diprediksi diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat dengan curah hujan antara 100-150 mm.

Baca Pula:  Banyak rumah terseret banjir bandang di Sangihe

Berdasarkan data yang dihimpun BMKG, tercatat curah hujan tertinggi terjadi di Pasar Minggu mencapai 226 mm/hari, kemudian di Sunter Hulu 197 mm/hari, Lebak Bulus 154 mm/hari dan Halim 176 mm/hari.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com