ZONAUTARA.COM — Presiden Joko Widodo melalui akun Twitternya menyatakan, pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinannya siap memperkuat kerjasama dengan pemerintah Malaysia.

Hal tersebut disampaikannya untuk menyambut dan memberi selamat kepada Perdana Menteri (PM) Malaysia Ismail Sabri Yakoob yang dilantik pada Sabtu (21/08/2021).

“Selamat Yang Mulia Ismail Sabri Yaakob @IsmailSabri60 atas pengangkatan Anda sebagai Perdana Menteri Malaysia ke-9. (Saya) siap terus bekerja sama untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Malaysia,” bunyi kicauan Jokowi.

Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah, melantik Ismail Sabri sebagai PM Malaysia menggantikan Muhyiddin Yassin yang mundur.

Pengambilan sumpah dan pelantikan Ismail digelar di Istana Kerajaan Malaysia, Sabtu (21/08/2021). Dia mengambil sumpah jabatan di depan raja dan pemimpin koalisi lainnya, termasuk mantan perdana menteri Najib Razak yang masih terjerat skandal mega korupsi lembaga investasi negara 1Malaysia Development Berhad (1MBD).

Ismail ditunjuk oleh Sultan Abdullah sebagai perdana menteri setelah mendapat dukungan 114 dari 222 anggota parlemen Malaysia.

Keputusan itu diambil Sultan Abdullah setelah politik Malaysia terus bergejolak sejak beberapa pekan terakhir menyusul langkah partai politik terbesar di Negeri Jiran, United Malays National Organisation (UMNO), menarik dukungan dari pemerintahan Muhyiddin.

UMNO beralasan Muhyiddin gagal menangani pandemi Covid-19 di Malaysia.

Langkah UMNO menyebabkan pergolakan yang hebat di dalam internal pemerintahan Malaysia, satu persatu anggota kabinet Muhidin mengundurkan diri, Muhyiddin pun menyusul langkah tersebut meski baru 17 bulan menjabat.