ZONAUTARA.com — Seorang pemimpin tentunya perlu mengawasi kinerja anggota-anggotanya, dan memastikan seluruh pekerjaan berjalan dengan baik. Anda pun akan sering menerima laporan dari bawahan anda. Bisa tiap hari, minggu, atau bulan.

Beberapa pemimpin kadang tak punya cukup banyak waktu untuk mengontrol semuanya setiap hari. Namun, pengawasan secara personal tentu dibutuhkan dalam kerja tim. Beberapa pemimpin memilih untuk meluangkan waktunya agar bisa bertemu dengan anggota kerja untuk memastikan pekerjaannya berjalan dengan baik.

Saat melakukan pertemuan tersebut, anda bisa menanyakan empat hal ini dan biarkan percakapan anda mengalir selanjutnya.

1. Tanyakan update tentang pekerjaannya

Dalam ruang lingkup kerja, perlu untuk membicarakan masalah pekerjaan. Pertanyaan tentang update pekerjaannya bisa menjadi pembuka. Tanyakan update tentang tugas yang anda berikan, sudah sampai mana tugas tersebut dilakukan.

Buatlah pegawai anda menceritakan update pekerjaannya secara detail, agar anda bisa mengetahui banyak hal dan hasil kerjanya. Dari situ, anda juga bisa menilai bagaimana etos kerjanya.

2. Tanyakan keputusan yang ia butuhkan dari anda

Sebagai pemimpin, tentu keputusan anda yang paling didengarkan dan memiliki kekuatan untuk dilakukan. Pegawai anda mungkin membutuhkan anda untuk memutuskan beberapa hal penting yang tak bisa ia putuskan sendiri.

Saat menanyakan tentang keputusan yang ia butuhkan dari anda, jangan hanya langsung menanyakannya. Anda juga perlu menggali pertimbangan yang sudah ia susun dari banyaknya pilihan yang akan diputuskan.

3. Tanyakan progres pekerjaan dan bandingkan dengan target awal

Selain update, anda juga perlu menanyakan sudah sampai sejauh mana pekerjaan telah dilakukan dan kemajuannya, serta, seberapa jauh progres tersebut dengan titik awal dan titik akhir sebagai tujuan akhir.

Pastikan progres yang dilakukan sesuai dengan garis waktu yang ditargetkan. Anda perlu mengetahui terlebih dahulu sebelum mereka mengerjakan tugasnya lagi. Ketika anda melakukan kontrol sejak awal sebelum tugas dilakukan, tentu hal tersebut akan meminimalisasi risiko kegagalan.

Dari sini, anda juga bisa menilai etos kerja, kemampuan menyelesaikan masalah, komunikasi, ketepatan waktu, dan semangat pegawai anda.

4. Tanyakan hambatan yang menghalangi progres tersebut

Tak hanya tentang target dan apa yang sudah diselesaikan, namun bisa jadi, pegawai anda menemui hambatan saat mengerjakan tugasnya. Maka tanyakan hambatan apa yang ia temui, masalah apa yang ia hadapi, kemudian temukan solusinya bersama-sama.

Pertanyaan ini juga akan menunjukkan bahwa anda berada di sisi mereka dan akan selalu bersedia memecahkan masalah bersama-sama.