ZONAUTARA.COM — Sebanyak 788 pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) Bangkalan, Madura, atau Rumah Isolasi OTG Provinsi Jawa Timur, telah sembuh.

Data tersebut mencakup pasien Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sehingga, saat ini tak satupun pasien Covid-19 dirawat di rumah sakit tersebut.

Hal tersebut berdasarkan paparan Dokter umum yang bertugas di RSDL Bangkalan, dr Yussika Fernanda.

Yussika menyatakan, saat ini 0 pasien dirawat di rumah sakit tersebut.

“Alhamdulillah, kondisi BOR di RSDL Bangkalan per hari ini menyentuh angka 0 persen yang artinya tidak ada pasien yang sedang dirawat,” kata Yussika, Jumat (01/10/2021).

Seperti diketahui, rumah sakit ini didirikan di gedung Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) Bangkalan, Madura, saat kasus Covid-19 mengalami lonjakan signifikan di wilayah Madura pada Juni, Juli hingga Agustus.

“Tiga bulan para nakes dan relawan bertugas di Bangkalan, cukup terkesan dan bangga dengan pengalaman menangani pasien,” ucapnya.

Kondisi zero pasien ini akan digunakan personel di RSDLB untuk relaksasi, rehat sejenak dan mempersiapkan diri untuk refresh kembali. Termasuk perbaikan sarana prasarana pelayanan pasien.

“Juga update dan kembali meningkatkan kapasitas sesuai profesi dan bidang masing-masing,” ujarnya.

Para personel RSDLB pada kondisi rehat ini, kata dia, tetap siaga dan tanggap apabila nantinya terjadi peningkatan kasus Covid-19.

Meski demikian, ia berharap tidak ada lagi pasien yang dirujuk, sehingga pandemi bisa segera selesai dan semua proses kehidupan kembali seperti sedia kala.

Yussika, lantas mengajak masyarakat menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin guna mencegah kembali melonjaknya kasus Covid-19.

“Serta mendorong dan mendukung stake holder terkait untuk tetap menjalankan 3T selama pandemi belum dinyatakan selesai,” pungkas dia.