ZONAUTARA.COM- Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengeluarkan surat edaran <span;>Nomor : 440/ 21 .7114 /Sekr-Dinkes tentang antisipasi Kambtibmas dan penyebaran tentang Covid-19 pada perayaan natal dan tahun baru di Provinsi Sulut.

Surat edaran tersebut berdasarkan hasil rapat Forkopimda Sulut Rabu 8 Desember 2021 dalam hasil rapat tersebut antara lain menyepakati beberapa hal yang menjadi acuan pedoman dalam perayaan Natal dan Tahun Baru di Provinsi Sulawesi Utara, yaitu.

Beberapa poin dalam surat edaran tersebut diantaranya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan percepatan Vaksinasi, maka diharapkan Pemerintah Kabupaten dan Kota melakukan hal-hal sebagai berikut:

Merayakan Natal dan Tahun Baru dapat dilaksanakan ibadah dirumah rumah ibadah tapi dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas rumah ibadah dan jemaat lainnya mengikuti secara virtual atau dengan pengaturan waktu beribadah secara bergantian.

Tempat ibadah dipastikan menerapkan protokol kesehatan yaitu penyemprotan disinfektan, adanya tempat cuci tangan, thermo scan dan semua wajib menggunakan masker.

Tidak melakukan pawai Natal dan Tahun Baru dan open house ditiadakan. Selanjutnya tempat-tempat yang dapat menimbulkan kerumunan seperti Lokasi Wisata, Mall dan tempat-tempat berkumpulnya masyarakat dibatasi 50 persen dari kapasitas yang ada. Memastikan percepatan Vaksinasi bagi warga masyarakat yang wajib vaksin.

Sementara itu di Bolmut, Bupati Depri Pontoh telah mengambil langkah dengan menggelar rapat dalam menghadapi Nataru di Kecamatan Sangkub.

Ia mengatakan program vaksinasi Covid-19 adalah upaya Pemerintah untuk melindungi keselamatan warga negaranya. Sudah selayaknya masyarakat membantu pemerintah dengan mengikuti program vaksinasi.

“Sehingga hal ini, perlu ada kerjasama dari semua pihak termasuk masyarakat dalam mendukung kegiatan vaksinasi,” ujarnya.

Ramdhani warga Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolmut berharap dengan upaya sosialiasi kepada warga penegakan protol kesehatan berjalan dengan baik.

“Apalagi adanya kebijakan menjelang tahun baru. Misalnya tempat-tempat wisata pasti akan ramai dikunjungi,” jelasnya.