ZONAUTARA.com – Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya untuk mempercepat pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat. Perintah Jokowi tersebut diserukan di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia yang terus terjadi.

Presiden Jokowi yakin bahwa vaksinasi bisa menjadi salah satu kunci menurunkan level pandemi menjadi endemi. Percepatan vaksinasi Covid-19 juga diminta Jokowi dipercepat bagi warga lanjut usia untuk dosis kedua dan dosis ketiga.

Lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air belum menunjukkan trend penurunan. Hari, Jumat (18/2/2022) ini sebagaimana update data dari Satgas Penanganan Covid-19, ada 59.635 kasus baru yang ditemukan selama 24 jam terakhir.

Kini total akumulasi kasus Covid-19 di Indonesia sejak pertama kali ditemukan pada Maret 2020, sudah mencapai 5.089.637 kasus.

Selain ada penambahan kasus baru, Satgas Covid-19 juga mengumumkan bahwa ada sebanyak 32.904 pasien yang sembuh atau pulih dari penularan Covid-19, total yang sembuh sudah mencapai 4.447.210 orang.

Sementara itu, kasus harian meninggal dunia terkait Covid-19 bertambah 216 jiwa. Dengan demikian, total kasus kematian menjadi 146.044 orang.

Di saat yang sama, tercatat 496.383 kasus aktif, atau naik 26.515 kasus dari hari sebelumnya. Pada Kamis (17/2), tercatat ada 469.868 kasus aktif.

Selain itu total suspek Covid 42.632 orang. Sementara jumlah pemeriksaan spesimen mencapai 501.627 sampel.

Satgas Covid-19 mencatat total vaksinasi ke-1 mencapai 189.307.384, vaksinasi ke-2 139.140.467, dan vaksinasi ke-3, yang merupakan booster, mencapai 8.011.770.




=======================
Visualisasi data dibawah ini merupakan sajian otomatis hasil kerjasama Zonautara.com dengan Katadata.co.id