ZONAUTARA.com – Paus Leo XIV, pemimpin tertinggi Gereja Katolik, mengapresiasi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang baru saja ditandatangani. Paus berharap kesepakatan ini menandai berakhirnya konflik bersenjata antara kedua negara.
“Terima kasih kepada Tuhan,” ujar Paus Leo saat berbicara di Castel Gandolfo, tempat peristirahatan kepausan di luar Roma. Paus menegaskan pentingnya menyelesaikan perselisihan melalui jalur diplomasi ketimbang angkat senjata.
“Masih akan ada beberapa poin yang harus diselesaikan, tetapi selalu lebih baik melakukannya melalui dialog, melalui negosiasi, dan bukan dengan kembali ke medan perang,” tambahnya. “Saya berharap ini benar-benar menjadi solusi bagi perang, bahwa perang benar-benar telah berakhir, dan kita dapat melangkah maju.”
Paus juga dikenal sering mengkritik perang yang melibatkan AS, Israel, dan Iran, bahkan menegur pemimpin negara yang menggunakan narasi agama untuk membenarkan konflik tersebut. Beliau mengingatkan bahwa Kristus menolak mereka yang mengobarkan perang.
Mengenai Nota Kesepahaman (MoU) antara AS dan Iran, Paus merasa bersyukur dokumen tersebut akan segera diratifikasi. “Terima kasih Tuhan, setidaknya ada Memorandum ini yang akan mereka tanda tangani secara resmi pada hari Jumat,” ungkapnya. Paus juga menyoroti pentingnya mengatasi dampak sosial dan ekonomi pasca-perang dan global menghentikan penggunaan senjata pemusnah massal.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

