ZONAUTARA.com – Saat ini ada 195 negara di dunia, masing-masing dengan nama yang khas dan unik yang kita gunakan untuk mengidentifikasinya. Arti atau asal-usul nama-nama ini sangat beragam, begitu pula dengan “nama asli” negara dalam bahasa aslinya. Misalnya, dalam bahasa Jerman, Jerman disebut Deutschland, dan dalam bahasa Mandarin, Tiongkok disebut Zhōngguó.
Nama resmi suatu negara sering kali jauh lebih panjang daripada yang biasanya kita kenal. Sepanjang sejarah, negara, kerajaan, dan kekaisaran sering kali menggunakan nama yang sangat panjang, biasanya sebagai cara untuk memproyeksikan citra prestise dan keagungan.
Republik Serenissima Venesia dan Negara Agung Ottoman adalah beberapa contoh yang paling dikenal dari tren ini. Nama-nama panjang yang rumit ini biasanya merupakan peninggalan masa lalu, tetapi beberapa negara masih mempertahankan gelar yang megah hingga saat ini.
1. The United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland
Nama resmi negara terpanjang di dunia adalah Inggris Raya, yang juga dikenal sebagai “The United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland” (The United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland).
Inggris Raya secara resmi dibentuk pada tahun 1707 setelah penyatuan politik antara mahkota Inggris dan Skotlandia, sehingga dinamakan “United Kingdom”. Penyatuan ini tidak hanya menggabungkan Inggris dan Skotlandia, tetapi juga membawa Wales dan Irlandia ke dalam persatuan tersebut.

Saat ini, sebagian besar wilayah Irlandia tidak lagi menjadi bagian dari Inggris Raya. Pengecualian yang jelas adalah Irlandia Utara, yang memilih tetap menjadi bagian dari United Kingdom, sehingga masih disebutkan dalam nama resminya.
2. The Independent and Sovereign Republic of Kiribati
Kiribati adalah sebuah negara mikro kecil yang terletak di ujung terpencil Samudra Pasifik—terlepas dari ukurannya, Kiribati memiliki salah satu nama negara terpanjang di dunia. Nama panjang yang diberikan Kiribati berasal dari kemerdekaannya, yang diberikan oleh Inggris pada 12 Juli 1979.
Rakyat Kiribati memutuskan untuk memberikan nama resmi untuk merayakan babak baru dalam sejarah mereka sebagai negara mandiri.
3. The Democratic Socialist Republic of Sri Lanka
Sejak Sri Lanka merdeka dari Kekaisaran Britania pada tahun 1948, negara ini telah memiliki banyak nama berbeda.
Pertama, negara ini diberi nama Dominion of Ceylon. Pada tahun 1972, nama ini diubah menjadi The Free, Sovereign and Independent Republic of Sri Lanka. Kemudian pada tahun 1978, namanya kembali berubah menjadi The Democratic Socialist Republic of Sri Lanka.
4. The Federation of Saint Kitts and Nevis
Saint Kitts dan Nevis adalah sebuah negara pulau kecil yang terletak di ujung timur Laut Karibia. Selama beberapa ratus tahun pertama, negara ini merupakan koloni Inggris sebelum akhirnya meraih kemerdekaan penuh pada tahun 1967.
Kedua pulau tersebut memutuskan untuk tetap bersatu dalam sebuah federasi setelah kemerdekaan.
5. The Federal Democratic Republic of Ethiopia
Dahulu dikenal sebagai Abyssinia, namanya diubah menjadi Ethiopia berdasarkan dekrit Kaisar Haile Selassie I pada tahun 1931.
Pada tahun 1995, nama resminya diubah menjadi The Federal Democratic Republic of Ethiopia setelah adopsi konstitusi baru yang memberikan otonomi lebih besar kepada berbagai kelompok di dalam negeri.

6. The Democratic Republic of São Tomé and Príncipe
São Tomé dan Príncipe adalah sebuah negara kepulauan kecil yang terletak di lepas pantai Afrika Barat.
Namanya diberikan oleh penjelajah Portugis dan tetap menjadi bagian dari Kekaisaran Portugis hingga memperoleh kemerdekaan pada tahun 1975.
7. The People’s Democratic Republic of Algeria
Aljazair meraih kemerdekaannya pada tahun 1962 setelah perang panjang melawan Prancis. Beberapa tahun kemudian, negara ini mengadopsi nama resmi The People’s Democratic Republic of Algeria, yang melambangkan persatuan rakyatnya.
8. The Federal Democratic Republic of Nepal
Nepal adalah sebuah negara yang terletak di antara India dan Tiongkok. Pada tahun 2008, Nepal mengadopsi nama baru setelah Majelis Konstituante menyatakan negara tersebut sebagai demokrasi federal, mengakhiri 240 tahun monarki.

9. The Democratic People’s Republic of Korea
Umumnya dikenal sebagai Korea Utara, negara ini secara resmi bernama The Democratic People’s Republic of Korea. Nama ini ditetapkan setelah Perang Korea yang berakhir dengan gencatan senjata pada tahun 1953.
Meskipun nama resminya mengandung kata “demokratik”, kenyataannya negara ini masih dikenal sebagai kediktatoran komunis.
10. The Independent State of Papua New Guinea
Papua Nugini meraih kemerdekaan dari Australia pada tahun 1975. Sebagai negara yang dulunya merupakan wilayah Inggris, Papua Nugini kini dikenal sebagai negara yang bangga dengan kedaulatan dan pemerintahan mandirinya.
