Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara triwulan III-2025: Mampukah bertahan di atas 5%?

Secara keseluruhan, perekonomian Sulawesi Utara pada Triwulan III-2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan di atas 5% dapat dipertahankan.

Editor: Redaktur
Aktivitas di Pasar Beserhati Manado. (Foto: Zonautara.com/Ronny A. Buol)

ZONAUTARA.com — Perekonomian Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali menunjukkan performa yang kuat pada Triwulan III tahun 2025. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara berdasarkan dokumen Berita Resmi Statistik yang diterbitkan pada 5 November 2025, menunjukkan bahwa mesin ekonomi Nyiur Melambai berhasil mempertahankan laju pertumbuhannya di atas batas psikologis 5%.

Dalam tinjauan tahunan (Year-on-Year atau y-on-y), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulut tumbuh sebesar 5,39 persen pada Triwulan III-2025. Pertumbuhan ini bahkan lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menandakan bahwa aktivitas ekonomi domestik di Sulut tetap tangguh di tengah berbagai dinamika.

BPS Provinsi Sulut dalam dokumen tersebut menegaskan bahwa secara kumulatif, hingga Triwulan III-2025, pertumbuhan ekonomi Sulut bahkan menguat hingga 5,55 persen (cumulative-to-cumulative atau c-to-c).

Kinerja triwulan III-2025: Angka pertumbuhan kunci

Berikut adalah ringkasan angka pertumbuhan PDRB Sulawesi Utara Triwulan III-2025 berdasarkan data BPS:

Indikator PertumbuhanAngka PertumbuhanInterprestasi
y-on-y (Triwulan III-2025 vs Triwulan III-2024)5,39%Pertumbuhan Tahunan, menunjukkan akselerasi yang positif.
c-to-c (Kumulatif 2025 vs Kumulatif 2024)5,55%Pertumbuhan Kumulatif, menunjukkan penguatan kinerja sejak awal tahun.
q-to-q (Triwulan III-2025 vs Triwulan II-2025)1,48%Pertumbuhan Triwulanan, menunjukkan perlambatan musiman.

Memahami perlambatan musiman (Q-to-Q)

Meskipun angka pertumbuhan tahunan dan kumulatif terlihat sangat solid, BPS mencatat adanya perlambatan pertumbuhan jika dilihat dari perbandingan triwulan sebelumnya (q-to-q), yang hanya mencapai 1,48 persen.




Bagi pembaca awam, angka 1,48% ini mungkin terlihat rendah dibandingkan 5,39%. Namun, menurut BPS, perlambatan ini adalah pola musiman yang wajar dan mengikuti tren tahun-tahun sebelumnya. Triwulan III biasanya merupakan masa transisi setelah puncak aktivitas di Triwulan II, sehingga sedikit perlambatan (seperti menginjak rem sejenak) adalah hal yang normal dalam siklus ekonomi regional.

Untuk memberikan gambaran visual mengenai konsistensi pertumbuhan, berikut adalah data pertumbuhan PDRB Sulut secara tahunan (y-on-y) dari Triwulan III 2023 hingga Triwulan III 2025.

Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara triwulan III-2025: Mampukah bertahan di atas 5%?
Grafis: BPS Sulut

Apa yang membuat Sulut mampu mempertahankan pertumbuhan di atas 5%? BPS merinci bahwa ada dua sumber pertumbuhan utama (source of growth) yang bekerja maksimal.

Pertama, dorongan dari sisi produksi (lapangan usaha/suplai): Motor penggerak utama pada Triwulan III-2025 adalah Industri Pengolahan, yang mencatatkan sumber pertumbuhan PDRB tertinggi, yakni sebesar 1,25 persen.

Kinerja sektor ini ditopang oleh sub-sektor seperti Industri Logam Dasar, serta produk Makanan dan Minuman (khususnya olahan kelapa dan perikanan) yang permintaannya tinggi, didorong oleh peningkatan ekspor.

Selain itu, sektor vital seperti Pertanian dan Transportasi juga memberikan kontribusi signifikan. Lapangan usaha Jasa Pendidikan dan Pengadaan Air juga mencatat pertumbuhan nilai tambah yang tinggi.

Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara triwulan III-2025: Mampukah bertahan di atas 5%?
Grafis: BPS Sulut

Kedua, dorongan dari sisi permintaan (Pengeluaran): Dari sudut pandang pengeluaran, peran eksternal sangat menonjol. Ekspor Luar Negeri menjadi sumber pertumbuhan PDRB tertinggi, menyumbang hingga 5,02 persen.

Pertumbuhan luar biasa ini didorong oleh peningkatan nilai ekspor barang (terutama komoditas HS15: lemak dan minyak hewan) dan peningkatan penerimaan devisa dari ekspor jasa, yang dipicu oleh lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara (+22,83%).

Selain itu, Konsumsi Rumah Tangga dan Konsumsi Pemerintah juga tumbuh positif, didukung oleh realisasi belanja pemerintah (termasuk belanja bantuan sosial yang tumbuh 37,30%) dan berbagai event besar (TIFF, NSIF) yang meningkatkan aktivitas masyarakat.

Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara triwulan III-2025: Mampukah bertahan di atas 5%?
Grafis: BPS Sulut

Optimisme dan kewaspadaan

Secara keseluruhan, perekonomian Sulawesi Utara pada Triwulan III-2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan di atas 5% dapat dipertahankan. Kunci keberhasilan ini adalah kombinasi antara kekuatan ekspor yang impresif dan ketahanan permintaan domestik (Konsumsi Rumah Tangga dan Konsumsi Pemerintah).

Meskipun laju pertumbuhan triwulanan (q-to-q) melambat sesuai pola musiman, fondasi ekonomi yang didukung oleh sektor Industri Pengolahan dan kinerja Ekspor Luar Negeri yang kuat, menjamin Sulut memiliki modal yang cukup untuk menutup tahun 2025 dengan kinerja yang positif.

Metafora Ekonomi: Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara ibarat kapal pesiar yang berlayar di laut bebas: laju kecepatan tahunannya (5,39%) tetap tinggi, didorong oleh dua mesin kuat yakni Ekspor (permintaan global) dan Industri Pengolahan (kapasitas produksi). Meskipun terkadang harus mengurangi kecepatan sedikit di belokan (perlambatan q-to-q), kapal ini berada pada jalur yang tepat untuk mencapai target pelabuhan dengan hasil yang sangat baik (pertumbuhan kumulatif 5,55%).

Bekerja sebagai jurnalis lebih dari 20 tahun terakhir. Sebelum mendirikan Zonautara.com bekerja selama 8 tahun di Kompas.com. Selain menjadi jurnalis juga menjadi trainer untuk digital security, literasi digital, cek fakta dan trainer jurnalistik.
1 Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com